Ihhhh, Ini Berita Buruk Bagi Pecinta Salad Kemasan

Senin, 07 Desember 2020 – 11:06 WIB
Salad Buah. FOTO : JPNN

jpnn.com, JAKARTA - BANYAK orang mulai mengonsumsi makanan sehat belakangan ini. Mulai dari mengonsumsi sayuran, nasi merah, menghindari junk food dan salad.

Namun, apakah Anda tahu jika konsumsi salad itu tidak baik untuk kesehatan lho?

BACA JUGA: Ini Rahasia Agar Salad Buah Enak

Apalagi jika Anda hobi mengonsumsi salad yang berlabel ready-to-eat atau siap dimakan ternyata lebih berbahaya lagi.

Hal itu diungkapkan pakar makanan di Inggris, Prof. Hugh Pennington.

BACA JUGA: 3 Kebiasaan Ini Bikin Salad Menjadi Tidak Sehat

Menurutnya, ada bakteri tipe tertentu yang berdiam dalam salad kemasan.

Selain sangat sulit dibasmi, bakteri ini menimbulkan infeksi Cryptosparidium pada salad.

BACA JUGA: Kuliner: Salad Nanas

" Bakteri bisa hilang dengan cara menyinari daun salad dengan radiasi, tetapi itu langkah yang ditentang masyarakat," kata Pennington.

Pernyataan ini muncul setelah Health Protection Agency (HPA) meneliti kejadian luar biasa dari infeksi Cryptosporidium yang menyebabkan 300 korban di Inggris dan Skotlandia pada Mei 2012 silam.

" Temuan ini menunjukkan satu atau lebih dari sayuran salad bisa terkontaminasi," ujar Pennington.

Pasalnya, sayuran hijau langsung tumbuh dari tanah dan sebagian parasit hanya bisa dibunuh dengan deterjen yang kuat, bukan hanya air.

Selain itu ternyata ada hal-hal yang membuat salad menjadi tidak sehat dan malah merusak dietmu berikut ini, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Terlalu Banyak Keju

Keju merupakan sumber kalsium yang bermanfaat untuk tulang, maka menambahkan parutan keju parmesan, mozarella, atau cheddar ke dalam salad akan membuat salad semakin gurih dan lezat.

Namun selain mengandung banyak kalsium, keju juga mengandung lemak yang apabila dikonsumsi berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan.

Oleh karenanya, batasi takaran keju yang kamu gunakan dalam salad, atau ganti keju tersebut dengan keju rendah lemak yang banyak dijual di pasaran.

2. Salad Dressing

Dressing yang biasa dijual di pasaran biasanya mengandung kalori, lemak jenuh, dan natrium yang tinggi.

Oleh sebab itu, hindari beberapa jenis salad dressing seperti mayones, thousand island, dan caesar.

Beralihlah ke minyak zaitun sebagai salad dressing yang lebih sehat, karena minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh.

3. Buah Kering

Untuk menambah kesegaran dalam salad, seringkali orang-orang menambahkan buah kering ke dalamnya seperti apel, nanas, mangga, jeruk, atau stroberi.

Namun faktanya, buah kering mengandung gula berlebih yang membuat rasanya seperti permen.

Seperempat buah kering pun nyatanya memiliki kandungan gula sebanyak 29 gram.

Jadi, pastikan kamu membatasi jumlah buah kering yang Anda masukkan ke dalam salad atau ganti dengan buah asli.

4. Bahan yang Digoreng

Untuk menambahkan kadar protein dalam salad, biasanya daging ayam dipilih untuk melengkapi salad.

Jika kamu menginginkan menambahkan daging ayam ke dalam salad, pastikan agar daging tersebut telah diproses dengan cara dikukus, direbus, dan tidak digoreng.

Sebab, proses penggorengan bisa membuat kadar lemak di dalam daging ayam menjadi lebih banyak dan memicu kenaikan berat badan.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler