IIPG Gandeng UKM Pertanian demi Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 06 Mei 2017 – 10:20 WIB
Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dalam bakti sosial di Yayasan Bilqis Assyifa Al-Ummah, Balumbang Jaya, Bogor. Foto: dokumen IIPG

jpnn.com, BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) merasa terpanggil untuk ikut mewujudkan ketahanan pangan. IIPG punya program bernama Rumah Pangan Golkar (RPG).

Ketua Umum IIPG Deisti Novanto mengatakan, melalui RPG maka para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) pertanian penghasil pangan disambungkan dengan masyarakat yang membutuhkan sembako. Sedangkan IIPG melalui RPG membantu pemasarannya

BACA JUGA: Para Istri Politikus Golkar Gelar Baksos untuk Peringati Hardiknas

“Komunitas atau masyarakat cukup menyiapkan tempat atau juga dapat sekaligus bertindak sebagai pemodal. Pilihan mana pun yang pasti merupakan kerjasama sinergis dan saling menguntungkan,” ujar Deisti di sela-sela bakti sosial dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Kota Bogor, Jawa Barat.

Menurut Deisti, para petani bisa memanfaatkan jaringan RPG. Sebab, IIPG membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang berkeinginan membuka RPG dengan sistem waralaba.

BACA JUGA: Program Magang Kemenkop UKM 2017 Dorong 500 Wirausaha Muda

Deisti menambahkan, IIPG telah membuka cabang RPG dengan memanfaatkan ruang di kantor-kantor Golkar baik di provinsi ataupun di tingkat kabupaten/Kota. Nantinya, program RPG juga membuka kesempatan bagi komunitas-komunitas binaan dalam memenuhi kebutuhan sembako.

Karenanya dalam bakti sosial yang digelar di Yayasan Bilqis Assyifa Al-Ummah, Balumbang Jaya, Bogor Barat itu IIPG juga menyelipkan pesan tentang pentingnya mewujudkan ketahanan pangan. “Melalui baksos ini juga kami menyampaikan edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk menyukseskan ketahanan pangan nasional yang dimulai dari ketahanan pangan keluarga,” ujar Deisti.

BACA JUGA: Dorong DPP Golkar Segera Tetapkan Kang Dedi jadi Cagub

Istri ketua umum Partai Golkar Setya Novanto itu menjelaskan, upaya mewujudkan ketahanan pangan bisa dimulai di lingkup keluarga. Caranya dengan memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah.

“Sudah banyak teknologi tepat guna pertanian yang dapat dimanfaatkan dalam mengoptimalkan lahan di sekitar rumah. Yang konvensional adalah dengan menggunakan pot sampai kepada teknik agroponik atau ventrikulur,” tuturnya.

Selain itu, sampah rumah tangga juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman di pekarangan. “Sampah rumah tangga dapat dijadikan sebagai kompos organik dengan cara yang sederhana,” paparnya.(ian/rmol/jpg)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tersangkut Korupsi Pembangunan Masjid, tetap Digadang jadi Cagub


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler