IKA ITS Jakarta Raya Usul Pemerintah Berikan Insentif Mobil Hybrid, Ini Alasannya

Selasa, 07 Maret 2023 – 20:15 WIB
Mobil listrik bakal dipakai sebagai kendaraan dinas. ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Ketua IKA ITS Jakarta Raya Rifqi Isnanda merespons pemerintah yang memberikan instentif pembelian kendaraan listrik bermotor listrik berbasis baterai (KLBB) di tanah air dan bakal berlaku mulai Senin (20/3) mendatang.

Menurut dia, langkah pemerintah kurang tepat untuk memberikan insentif hanya untuk kendaraan listrik.

BACA JUGA: Wuling Bingo, Mobil Listrik Berwajah Imut Diklaim Bisa Melaju 333 Km

Dia menyarankan agar pemerintah juga memberikan instentif untuk mobil berjenis hybrid.

Pasalnya, kata dia, sejumlah pabrikan otomotif di Indonesia berlomba-lomba menghadirkan mobil tersebut.

BACA JUGA: Geely Umumkan Brand Premium Untuk Mobil Listrik Bernama Galaxy

"Itu bisa menjadi alternatif. Karena saat ini pabrikan Jepang tidak langsung mengeluarkan mobil elektrik. Dia adanya hybrid," kata dia di sela-sela Focus Group Discussion bertema ‘Peran Alumni ITS dalam Memperkuat Energi Keberlanjutan dari Jakarta untuk Indonesia’ di hotel Borobudur Jakarta, Selasa (7/3).

Dia menjelaskan, pabrikan Jepang bukan tidak bisa menghadirkan mobil listrik di Indonesia.

BACA JUGA: Politikus PSI Dukung Pemprov DKI Beli Mobil Listrik, yang Lama Sebaiknya Dilelang

Namun, kata dia, mereka tidak mau menghentikan industri komponennya.

"Kenapa hyrbrid? karena dia tidak mau mematikan industri komponen. Bukannya dia enggak bisa (menghadirkan mobil listrik,red)," tuturnya.

Selain itu, ungkap dia, saat ini mobil hybrid yang dijual di Indonesia memiliki harga sangat tinggi, bila dibandingkan dengan kendaraan biasa.

"Namun, kalau ada subsidi mestinya mobil hybrid bisa menjadi pilihan setelah mobil listrik," tandasnya. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wuling Almaz RS Sapa Warga Tangerang Selatan, Harga Subsidinya Sebegini 


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler