Inasgoc Sarankan Persija Koordinasi dengan PSSI

Selasa, 20 Maret 2018 – 01:03 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Panitia Asian Games 2018 (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee/Inasgoc) bukan satu-satunya penentu penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

PSSI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga memegang peranan penting.

BACA JUGA: Bukan BFC, Inilah Pesaing Terberat Bali United di Liga 1

"Penggunaan Stadion Utama GBK memang harus dikoordinasikan dengan PSSI, Kementerian PUPR dan Inasgoc," kata Ketua Inasgoc Erick Thohir di Jakarta, Senin (19/3).  

Dia menambahkan, Olympic Council of Asia (OCA) telah menetapkan Stadion Utama GBK hanya dipakai untuk pertandingan atletik dan acara pembukaan serta penutupan Asian Games 2018.

BACA JUGA: Bang Sandi Minta Liga 1 Hormati Asian Games

“Apalagi, OCA dengan PSSI, Kementerian PUPR dan Inasgoc telah menyepakati keputusan tersebut. Makanya, Persija dan Persib harus berkoordinasi sebagai persyaratan mutlak penggunaan Stadion Utama GBK,” tambah Erick.

Secara terpisah, mantan manajer Persija Jakarta IGK Manila mengatakan, komitmen Erick dalam membangun olahraga tidak perlu diragukan.

BACA JUGA: 4 Kandidat Kuat Juara Liga 1 2018 Versi Pelatih PSM Makassar

"Saya berharap Erick Thohir sebagai Ketua Inasgoc  isa menggelar Asian Games 2018 dengan sukses seperti yang diharapkan Pak Jokowi. Sukses penyelenggaraan, prestasi dan ekonomi," kata Manila.

Dia menyebut Erick cukup berperan dalam mengantarkan Persija Jakarta menjadi juara Liga Indonesia 2001.

"Persija Jakarta itu menjadi juara berkat peran Erick Thohir yang memegang manajemennya. Saat itu, saya selalu berkoordinasi bukan hanya pengelolaan keuangan, termasuk masalah penunjukan pelatih dan pemain,” tegas Manila. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wow, AFC Yakin Persija Bisa Pecah Rekor Lagi


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler