Indonesia Mendapat Apresiasi dari Forum EAHC di Thailand

Senin, 03 Desember 2018 – 08:48 WIB
Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Harjo Susmoro foto bersama peserta pertemuan Organisasi hidrografi negara-negara Asia Timur tahun 2018 di Chiang Mai, Thailand, 28-30 Nopember 2018. Foto: Pushidrosal

jpnn.com, BANGKOK - Hasil kerja Indonesia dalam bidang hidrografi selama tahun 2018 mendapat apresiasi dari forum pertemuan East Asia Hydrographic Commission (EAHC) yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand, 28-30 November 2018.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Harjo Susmoro saat menghadiri pertemuan Organisasi hidrografi negara-negara Asia Timur tersebut.

BACA JUGA: Cegah Abrasi, Lanal dan Pemkab Tegal Tanam Mangrove

Menurut Kapushidrosal yang juga Chief Hydrographer Indonesia ini, Indonesia bersama beberapa negara peserta membagi pengalaman kegiatan pada tahun 2018. Indonesia menyampaikan kepada forum terkait kegiatan-kegiatan menonjol yang dilaksanakan. Di antaranya kegiatan penelitian bersama antara Pushidrosal dan LAPAN terkait Satellite Derived Bathymetry (SDB), survei di Selat Malaka dan Danau Toba, dukungan hidros dalam kegiatan kemanusian dan penelitian geology pasca-bencana di Palu.

Selain itu, dukungan hidros dalam SAR pesawat Lion Air JT610 serta perkembangan pembuatan peta navigasi perairan pedalaman (inland waterway charts) di Sungai Musi dan Sungai Kapuas.

BACA JUGA: KRI Surik Tangkap Kapal Ilegal di Perairan Tanjung Jabung

“Forum ini mengapresiasi hasil yang telah dilaksanakan oleh Indonesia” kata Harjo.

BACA JUGA: Wakasal Resmi Menjadi Warga Kehormatan Manusia Katak

Kapushidrosal menghadiri pertemuan East Asia Hydrographic Commission (EAHC) Charting and Hydrographic Committee (CHC) ke-7 dan EAHC Marine Spatial Data Infrastructure Working Group (MSDIWG) ke-1 di Chiang Mai, Thailand pada tanggal 28-30 November 2018. Indonesia duduk sebagai Vice Chair dari EAHC CHC pada tahun 2018 ini.

“Pertemuan EAHC CHC ke-7 ini menyoroti perkembangan terkini tentang pembangunan S-100, hasil Joint Survey antara Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Singapura di Selat Malaka dan Selat Singapura, perkembangan Maritime Safety Information (MSI) dan perkembangan Marine Spatial Data Infrastructure pada negara-negara anggota EAHC,” jelasnya.

Khususnya terkait pembangunan sistem berbasis produk S-100, Indonesia selaku ketua East Asia ENC Steering Committee akan mengajukan proposal kepada EAHC Steering Committee tentang penggunaan cell ENC di wilayah TSS di Selat Malaka dan Selat Singapura untuk menjadi bahan uji coba (test bed) pembangunan ENC berbasis S-100 di kawasan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil uji coba yang telah dilaksanakan oleh Korean Hydrograhic and Ocenaographic Agency (KHOA).

“Pada kesempatan ini pula, pada tahun 2019, Indonesia didaulat untuk menjadi tuan rumah pertemuan EAHC Steering Committee ke-6 dan tuan rumah pelatihan ‘Maritime Safety Information’ sebagai bagian dari EAHC Capacity Building Program,” kata pemimpin Pushidrosal tersebut.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Danseskoal: Maulid Nabi Sebagai Momentum Koreksi Diri


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler