Indonesia Punya SDA Melimpah, Atikoh Ganjar Yakin Kedaulatan Pangan Terwujud

Kamis, 25 Januari 2024 – 21:30 WIB
Istri Capres nomor urut tiga di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti, di Darungan, Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (25/1). Foto: Dokumentasi Tim Media Siti Atikoh.

jpnn.com - LUMAJANG - Siti Atikoh Suprianti, istri Capres RI nomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo, meyakini kedaulatan pangan di Indonesia bisa terwujud. Sebab, kata Atikoh Ganjar, negeri ini memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah dan penduduk yang kreatif.

"Indonesia itu bisa berdaulat di bidang pangan. Sangat bisa, karena tanah kita subur, karena penduduk kita sangat kreatif dari sisi bertanam dan juga iklimnya sangat memenuhi syarat," kata Atikoh saat  bersilaturahmi dengan warga dan sukarelawan di Darungan, Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (25/1). 

BACA JUGA: Di Manado, Siti Atikoh Sampaikan 3 Program Sakti Ganjar-Mahfud

Dia menambahkan bahwa kekayaan Indonesia perlu dilengkapi dengan keberpihakan pemerintah demi terciptanya kedaulatan pangan.

"Pemerintahnya juga harus propetani dan masyarakatnya mendukung, bukan membeli produk impor," ungkap Atikoh.

BACA JUGA: Atikoh Ganjar: Cita-Cita Bangsa Akan Tercapai Ketika Ibu-Ibu Memilih Pemimpin Amanah

Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu pun menyoroti rencana beberapa pihak mengimpor susu.

Menurut dia,  hal itu bisa membuat Indonesia sulit mewujudkan kedaulatan pangan.

BACA JUGA: Menginap di Ponpes Nurul Khalil, Atikoh Mendapat Wejangan Kiai, Begini Isinya

"Susunya mau diimporlah, padahal kita juga banyak peternak. Kenapa enggak beli dari peternak kita?” lanjut istri Ganjar Pranowo itu.

Dia mengajak semua pihak, terutama para ibu-ibu, untuk bisa berkontribusi memilih pemimpin terbaik yang bisa membawa bangsa ini menjadi lebih baik ke depan.

"Berkontribusi untuk mendukung terpilihnya presiden, wapres, anggota legislatif yang bisa dititipkan untuk bangsa dan negara," ujar cucu pendiri Ponpes Riyadus Sholikhin Kalijaran K.H.  Hisyam A Karim itu. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler