Ingat Ya! Satu Kali Anak Dibentak, Triliunan Sel Otaknya Rusak

Selasa, 27 September 2016 – 13:56 WIB
Dirjen Paud dan Pendidikan Masyarakat Harris Iskandar diapit Direktur Pembinaan PAUD Ella Yulaelawati (kanan) dan Bunda PAUD Ny Muhadjir Effendy (kiri). Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA--Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ella Yulaelawati mewanti-wanti para orangtua untuk tidak terbiasa membentak anak. Saran tersebut juga ditujukan kepada para pendidik di PAUD.

Pasalnya, sekali membentak akan berakibat fatal terhadap perkembangan otak anak. 

BACA JUGA: Genjot Terus Kualitas PAUD

"Karena PAUD merupakan awal pembentukan karakter anak dan membangun peradaban, karena itu guru PAUD tidak boleh sembarangan," kata Ella di Jakarta, Selasa (27/9).

Ditegaskan, guru PAUD dilarang membentak anak didik, tidak boleh memaksakan anak membaca, tidak mewajibkan seragam, dan anak berkebutuhan khusus harus dilayani.

BACA JUGA: Sebentar Lagi SMA/SMK Diserahkan ke Provinsi

"Sekali anak usia dini dibentak, maka triliunan sel otaknya rusak. Kalau ingin anak berkembang baik, anak-anak harus dibikin ceria dan jangan melontarkan kata kasar," tandasnya.

Dia menyebutkan, dari 190 ribuan PAUD, yang dikelola Kemendikbud hanya 470 saja. 

BACA JUGA: Sidak Dua SMA di Jakarta, ini yang Dilakukan Mendikbud

Selebihnya dikelola oleh masyarakat umum. Itu sebabnya, kualitas guru PAUD susah dipantau.

"Guru PAUD kita kebanyakan pendidikannya SMA. Ini yang sedang kami upayakan standarnya agar memenuhi standar," ucapnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gak Ribet, Penyaluran KIP Madrasah Lebih Lancar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler