Ingin Dapat Penghargaan

Sabtu, 07 Januari 2012 – 10:01 WIB
Qory Sandioriva. Foto: Fedrik Tarigan/Jawa Pos

JAKARTA - Putri Indonesia 2009 Qory Sandioriva, rupanya, serius di dunia seni peran. Setelah beberapa kali mencoba berakting dalam sinetron dan FTV, perempuan kelahiran Jakarta, 17 Agustus 1991, itu mendapat peran utama dalam film berjudul Mother Keder.

Sebuah film drama komedi. Dalam film tersebut, Qory berperan sebagai Vivi. Perempuan eksekutif yang berkarir mapan dengan kehidupan keluarga yang "ajaib".

Ketika ditemui di FX Plaza Kamis (5/1), Qory mengatakan memiliki target saat bermain film. Dia menginginkan sebuah penghargaan. "Penghargaannya bukan award atau piala ya. Semua orang berharap dapat piala. Tapi, saya ingin mendapat penghargaan dari masyarakat. Bagaimana supaya pesan film yang saya mainkan itu sampai ke masyarakat," terangnya.

Qory mendapat peran di film itu pada saat terakhir. Ketika semua pemeran untuk tokoh lain sudah ada dan tinggal tokoh Vivi yang belum memiliki pemeran, Qory datang untuk casting. Tak diduga, Eko Nobel, sang sutradara, memilih Qory.

"Setelah main di film itu, semakin timbul rasa mencintai akting. Sudah saya putuskan, pada 2012 saya mau lebih mengasah kemampuan akting lebih dalam. Saya ingin bisa mencapai titel bahwa Qory is an actress," tegasnya.

Untuk mencapai itu, perempuan yang mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat, tersebut lebih mengkhususkan diri dalam berakting. Dia hanya mau main di layar lebar, FTV, atau miniseri. Sepertinya, Qory kapok main dalam sinetron stripping.

"Nggak mau yang stripping. Sebab, jujur, saya merasakan perbedaan sekali saat syuting sinetron stripping dan film. Saya susah mempertahankan akting yang natural di sinetron. Sebab, saya harus mengikuti kemauan dan kepentingan stasiun televisi," ungkapnya.

Selain itu, kini Qory juga mulai berbisnis. Bersama teman-temannya, dia membangun event organizer. Dia juga membuka usaha florist. "Kalau florist, karena modalnya masih kecil, belum ada tempat yang besar dan baru mulai. Tapi, memang sejak dulu saya tertarik dengan bunga. Waktu saya kecil, mama suka kasih saya bunga. Dari situ, saya kemudian tertarik untuk merangkai bunga," terangnya.

Qory mulai membuka usaha sampingan karena sadar bahwa karir di dunia hiburan tidak akan abadi. Karena itu, dia mempersiapkan diri sejak awal. "Semoga juga saya bisa memiliki kesempatan berakting di film-film selanjutnya. Jadi, saya juga bisa melanjutkan bisnis saya dengan lebih maksimal," ucap dia. (jan/c11/any)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Qory Sandioriva Tolak Film Esek-Esek


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler