Ini Kronologi Guru Dansa Terinfeksi Virus Corona

Senin, 02 Maret 2020 – 16:03 WIB
RS Sulianti Saroso tempat guru dansa dirawat setelah terpapar virus corona. Foto: Aristo Setiawan/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membeber kronologi seorang guru dansa berusia 31 tahun bisa terinfeksi virus Corona di Indonesia.

Guru itu terinfeksi setelah berdansa bersama teman dekatnya asal Jepang pada 14 Februari.

BACA JUGA: Gawat! Dua Positif, 76 Tenaga Medis di Depok Diduga Terjangkit Virus Corona

Adapun warga asal Jepang yang bertemu guru dansa itu datang dari Malaysia. Sehari-hari warga Jepang itu memang beraktivitas di Malaysia.

"Dia guru dansa, dan dia berdansa dengan teman dekatnya itu (WN Jepang) tanggal 14 Februari itu kalau enggak salah," kata Terawan ditemui di RS Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (2/3).

BACA JUGA: 2 WNI Positif Virus Corona, Begini Komentar Bang Iwan Fals

Setelah berdansa dengan temannya asal Jepang, guru itu mengalami gejala seperti batuk dan badan tidak enak pada 16 Februari.

Menurut Terawan, guru itu lantas memeriksakan kondisinya ke sebuah rumah sakit dan menjalani rawat jalan. Namun, Terawan tidak membeber nama rumah sakit tempat guru dansa tersebut diperiksa.

"Dia (guru dansa) merasa batuk-batuk, enggak enaklah. Dia batuk-batuk sehingga rawat jalan ke rumah sakit. Kemudian pulang ke rumah, karena merasa enggak nyaman," tutur dia.

Selanjutnya, kata Terawan, guru dansa itu berinisiatif kembali memeriksakan kondisi kesehatan pada 26 Februari. Sebab, guru itu terus mengalami batuk sejak 16 Februari, tanpa pernah berhenti.

"Dia minta dirawat saja. Kok, batuknya enggak hilang-hilang, sesak, dan agak demam dikit. Kemudian dirawat," tutur Terawan tanpa mau membeber rumah sakitnya dirawat.

Lebih lanjut, kata Terawan, warga Jepang menelepon guru dansa pada 28 Februari. Kala itu, warga Jepang mengaku mengaku tengah menjalani karantina di Malaysia karena terjangkit Corona.

Dari hasil pemeriksaan itu, warga Jepang tersebut sudah terinfeksi Corona sebelum tiba di Indonesia.

"Tanggal 28 ditelpon sama teman dansanya, sama teman dekatnya itu, bahwa (orang Jepang) dirawat di Malaysia, dengan Corona positif," terang Terawan.

Mendapat informasi dari temannya orang Jepang, guru dansa melaporkan ke petugas medis di rumah sakitnya menjalani perawatan. Laporan itu, membuat petugas medis berinisiatif untuk merujuk guru dansa ke RS Sulianti Saroso.

"Dirawat di sini tanggal 1 Maret, langsung dilakukan cek," timpal Terawan. (mg10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler