Ini Tarif Jika Kelebihan Bagasi di Kereta Api

Selasa, 12 Juni 2018 – 23:02 WIB
Bagasi di kereta api. Foto: JPG

jpnn.com, SURABAYA - Momen mudik Lebaran tak terlepas dari barang bawaan. Buah tangan, baju, dan sebagainya.

Bahkan, saking banyaknya, berat barang-barang yang dibawa bisa mencapai puluhan kilogram.

BACA JUGA: H-3, Arus Mudik di Sulut Makin Ramai

Kepala Stasiun Pasar Turi Nurtain mengatakan, barang bawaan para penumpang harus dibatasi.

Jika tidak, barang-barang tersebut bisa mengganggu ketertiban dan kenyamanan penumpang lain ketika di dalam kereta.

BACA JUGA: H-4 Lebaran, Polda Metro Klaim Gangguan Kamtibmas Menurun

"Karena kereta api adalah transportasi publik, sudah ada ketentuannya," ujarnya.

Aturannya, setiap penumpang hanya boleh membawa barang maksimal 20 kilogram. Itu per orang.

BACA JUGA: Lepas Pemudik, Hasto: PDIP Partai Gotong Royong

Jika satu keluarga terdiri atas tiga orang, tinggal kalikan saja. Jika lebih, penumpang akan dikenai biaya tambahan atau charge.

Besarannya berbeda-beda. Untuk penumpang kereta api eksekutif, biaya tambahannya Rp 10 ribu per kilogram.

Kereta api kelas bisnis Rp 6 ribu per kilogram dan kereta api kelas ekonomi Rp 2 ribu per kilogram.

Nurtain mengatakan, tetap ada batas maksimal berat barang bawaan yang bisa dikenai charge. Yakni, 20 kg.

Dengan kata lain, tiap penumpang bisa membawa maksimal 40 kg barang. Perinciannya, 20 kg gratis dan 20 kg dikenai tarif tambahan.

"Kalau lebih dari 40 kg, diarahkan melalui ekspedisi," terangnya.

Bukan hanya berat, dimensi atau ukuran barang bawaan juga ditentukan. Yakni, 70 x 48 x 30 cm.

Nurtain menyebutkan, pengaturan bagasi perlu dilakukan. Patokannya adalah rak di atas kursi penumpang.

"Kalau diletakkan di bawah atau samping, barang tersebut bisa mengganggu penumpang lain," tuturnya.

Barang bawaan itu diukur pada timbangan di pintu masuk boarding room.

Jika beratnya melebihi ketentuan, penumpang akan diarahkan untuk membayar biaya tambahan di loket. Menurut Nurtain, tidak banyak penumpang yang membawa barang berlebihan.

"Kalaupun ada, tidak banyak. Tidak sampai 1 persen," ujarnya.

Rata-rata barang bawaan yang melebihi 20 kg itu milik lebih dari satu penumpang.

Petugas Boarding Room Stasiun Pasar Turi Ari S. mengatakan, kondisi tersebut masih ditoleransi.

"Tapi, kalau barang dibawa satu orang saja, itu kelebihan, kena charge," jelasnya.

Kemarin (11/6) keadaan Stasiun Pasar Turi kondusif. Stasiun relatif ramai calon penumpang tapi tetap terkendali. Petugas pun terus bersiaga mulai pintu masuk mobil.

"Alhamdulillah aman, tidak ada indikasi yang mengarah pada hal-hal yang membahayakan," imbuh Nurtain. (puj/c7/any/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menhub: Kalau Diambil Oleh Maskapai, Akan Kami Tutup Rutenya


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler