Ini yang Bakal Dilakukan AM Fatwa Jika PAN Pecah

Kamis, 05 Maret 2015 – 14:41 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Salah seorang deklarator Partai Amanat Nasional (PAN) AM Fatwa mengatakan bahwa Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais (AR) sebenarnya sudah menawarkan jabatan penting untuk Hatta Rajasa sebelum bertarung di Kongres IV PAN, Bali. Namun tawaran itu diabaikan. Itulah sebabnya, Amien menggunakan berbagai trik mematahkan Hatta yang jadi lawan Zulkifli Hasan.

"Kita harus memahami setiap pemimpin politik punya trik-trik untuk mematahkan saingan. Untuk masyarakat kita, ini cara seroang AR (Amien Rais) mematahkan lawan-lawan politik itu sudah hafal. Sebenarnya AR sudah nawarkan Hatta jadi ketua MPP. Tapi Hatta merasa punya pendukung yang sulit diabaikan," katanya di Jakarta, Kamis (5/3).

BACA JUGA: Wahh... Menteri Susi Ternyata Nggak Sayang Ikan

Politikus senior PAN yang kini menjadi senator di parlemen itu, yakin pascakongres tidak akan ada perpecahan di tubuh partai yang pernah dideklarasikannya itu. Kalau itu terjadi, maka dia pun mengancam mundur.

"Kongres sudah selesai, tidak akan ada dua matahari. Saya sendiri sebagai deklarator kalau sampai dua saya tinggalkan partai ini," tegasnya.

BACA JUGA: Eksekusi Mati, Baharkam Belum Perlu Turun Tangan

Menyikapi mundurnya mantan Waketum PAN Drajat Wibowo dari panggung politik, serta Tjatur Sapto Edy yang sedang berfikir untuk mundur dari Ketua Fraksi PAN DPR, AM Fatwa memahaminya. Drajat menurutnya memang ingin kembali ke dunia lamanya sebagai pengamat. 

“Kami butuhkan (Drajat) sebagai tenaga profesional. Kalau Tjatur saya kira cara berpolitik yang santun. Bahwa dia merasa lebih nyaman dengan kepemimpinan Hatta, dan memang aktif sebagai timses dan kalah lebih baik mundur teratur. Itu etika politik yang bagus," tandasnya.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Harga Pakan Belum Turun, Menteri Susi Dikomplain di Twitter

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kewenangan Luhut Berpotensi Rusak Kekompakan Kabinet


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler