Internal Golkar Memanas, Celi Tuding Bamsoet Lakukan Intimidasi Jelang Munas

Selasa, 02 Juli 2019 – 19:20 WIB
Rizal Mallarangeng alias Celi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Internal Partai Golkar mulai memanas jelang musyawarah nasional (munas) untuk memilih ketua umum. Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng melontarkan warning kepada sesama kader partainya yang juga Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Celi -panggilan akrab Rizal- menuding Bambang menggunakan intimidasi untuk menggalang dukungan dari para ketua DPD II Golkar. Tudingan itu terkait dengan keputusan sejumlah ketua DPD II Golkar di DKI yang mencabut dukungan untuk Bambang.

BACA JUGA: Azis Samual Sebut Pernyataan Presiden Sudah Cukup Menohok dan Kode Keras Bagi Airlangga

"Tidak ada ancaman, pencabutan dukungan terhadap Bamsoet dilakukan secara sukarela oleh para kader. Justru sebaliknya saya menyayangkan sikap Bamsoet yang mencari dukungan dengan cara mengintimidasi," ujar Rizal dalam keterangan yang diterima, Selasa (2/7).

BACA JUGA: Komentar Bamsoet Tanggapi Airlangga Boyong Ketua DPD Golkar Temui Jokowi

BACA JUGA: Airlangga Boyong Ketua DPD Golkar Sowan Jokowi, Bamsoet Cuma Bilang Begini

Celi pun mengingatkan Bamsoet agar berpolitik secara santun. Pendiri Freedom Institute itu menutuskan, meski politik alat untuk mencapai kekuasaan, tetapi berpolitik juga harus elegan dan mengikuti aturan.

"Mencari dukungan dengan cara-cara intimidasi agar segera dilakukan munas itu kan cara yang keliru. Semua sudah sepakat bahwa Munas akan diselenggarakan pada Desember 2019. Jadi yang kemarin dukung Bamsoet itu lalu sadar dan mencabut. Enggak ada paksaan, sepenuhnya atas kesadaran sendiri," ujarnya.

BACA JUGA: Bawa Pengurus Golkar Daerah Sowan Jokowi, Airlangga Merasa Tak Pamer Pendukung

Di samping itu, Celi juga menyebut Bamsoet mencuri dukungan dari DPD II Partai Golkar di DKI tanpa sepengetahuannya. Celi beralasan dirinya tak pernah berkomunikasi dengan Bamsoet.

"Enggak pernah sowan, telepon, atau WhatsApp. Ingatkan dia, enak saja dia, saya sedang ke luar negeri dia curi-curi. Seperti pencabutan dukungan itu kan akhirnya malu sendiri. Jadi berpolitik lebih matang dan santun," tegasnya.

BACA JUGA: Bawa Pengurus Golkar Daerah Sowan Jokowi, Airlangga Merasa Tak Pamer Pendukung

Celi lantas menyinggung jabatan Bamsoet sebagai Ketua DPR RI. Menurutnya, Bamsoet berutang budi kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. 

"Saya termasuk yang merekomendasikan Bamsoet sebagai ketua DPR saat itu. Dia berutang budi kepada kami semua, dia sudah dapat posisi bagus sebagai Ketua DPR. Ya, sudah legawa dengan itu, jalankan tugas dengan baik. Kalau toh mengikuti munas, ya, itu hak tiap kader, tetapi pakai cara yang benar, nanti dia dan Golkar rugi," jelas Celi.(tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Usai Bertemu Jokowi, DPD I Golkar Makin Mantap Mendukung Airlangga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler