Investor Asing Tarik Dana

Rabu, 06 Maret 2013 – 02:33 WIB
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahan setelah dibayangi aksi profit taking. Pada akhir sesi perdagangan kemarin (5/3), IHSG terkoreksi 9,76 poin (0,205 persen) ke level 4.751,7. IHSG yang tergelincir ke zona merah diikuti indeks LQ45 yang melemah 3,23 poin (0,39 persen) ke level 814,92.
   
Aksi profit taking tersebut terlihat dari posisi investor asing yang membukukan jual bersih atau net sell Rp 23,4 miliar dengan aksi beli Rp 1,941 triliun dan aksi jual Rp 1,964 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual investor asing adalah saham BBRI, BMRI, ASRI, ASII, dan CPIN.

"Penurunan IHSG ini menandakan indeks tengah masuk dalam fase konsolidasi," ungkap analisis e-trading securities Yosua Batubara. Dengan kondisi tersebut, Yosua memproyeksikan, pada perdagangan besok (7/3), IHSG bergerak mixed untuk menguji level support 4.720 dan resistance 4.825. "Saham-saham yang dapat diperhatikan seperti BBCA, PTRO, dan ROTI," paparnya.

Perdagangan kemarin berjalan moderat dengan frekuensi mencapai 158.688 kali transaksi pada volume 6,60 miliar lembar saham dengan nilai Rp 5,60 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 109 saham turun, dan sisanya 97 saham stagnan.

Saham-saham yang turun cukup tajam dan masuk dalam kategori top losers, antara lain, Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 750 ke Rp 2.250, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 300 ke Rp 6.000, saham Indo Tambangraya (ITMG) yang turun Rp 250 ke Rp 40.000, dan saham Unilever turun Rp 200 ke Rp 22.800.(gal/c6/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produksi Honda CB 150 R Naik 50 Persen

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler