Irjen Dedi Mengakui Ada Serangan Siber Saat KTT G20 di Bali, Tetapi

Kamis, 17 November 2022 – 13:32 WIB
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Dedi Prasetyo saat memberi keterangan di Bali, Kamis (17/11). Foto: Dok Humas Polri

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa situasi keamanan kondusif dan tidak ada kejadian menonjol selama perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali.

Hanya saja, Irjen Dedi mengakui memang ada beberapa serangan siber.

BACA JUGA: Jokowi Blusukan ke Pasar Badung Bali, Lalu Melakukan Hal Ini

Namun demikian, jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa hal itu bisa diatasi dengan baik oleh Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum).

"Ada serangan-serangan siber yang bisa dimitigasi Satgas Gakkum dan sudah berkoordinasi dengan BSSN dan BIN. Itu semua bisa diantisipasi. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik," kata Irjen Dedi di Bali, Kamis (17/11).

BACA JUGA: Pertamina Pasok Avtur untuk Pesawat Perwakilan Delegasi G20

Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali dan wisatawan yang turut serta menyukseskan penyelenggaraan KTT G20.

Menurutnya, peran serta masyarakat yang ikut menjaga situasi keamanan ketertiban masyarakat juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan KTT G20.

BACA JUGA: Habib Aboe: Kinerja Ditjen Imigrasi di KTT G20 Cukup Rapi, Patut Diapresiasi

"Kami Polri terkait situasi di Bali dalam pengamanan KTT G20 ini, banyak mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali maupun wisatawan atas partisipasi membantu menjaga situasi Bali menjadi kondusif," ungkapnya.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu juga mengucapkan terima kasih kepada pecalang dan instansi terkait lainnya yang ikut terlibat langsung membantu pengamanan di Bali.

Irjen Dedi memastikan bahwa kehadiran pecalang menjadi penting lantaran bisa mengomunikasikan dengan masyarakat lokal.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat membantu dan mendukung kelancaran acara KTT G20," ujar Dedi.

Di sisi lain, Polri meminta maaf telah terjadi kemacetan selama penyelenggaraan KTT G20.

Sebab, selama beberapa hari ini ada sejumlah ruas jalan yang ditutup saat delegasi melintas.

"Kami juga mohon maaf dalam kegiatan ini banyak kegiatan yang kami tutup, kemudian kegiatan masyarakat juga ada yang dibatasi," ucap Irjen Dedi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan KTT G20, Dedi berharap akan lebih banyak wisatawan yang datang ke Bali.

"Penyelenggaraan KTT G20 ini bisa berjalan dengan sukses dan aman, sehingga Bali memang benar-benar aman dikunjungi. Peningkatan wisatawan juga sejalan dengan peningkatan ekonomi," pungkas Irjen Dedi Prasetyo. (cr3/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
G20   Irjen Dedi   serangan siber   KTT G20   Polri  

Terpopuler