Irjen Karyoto Bertekad Memecahkan Persoalan Kemacetan di Jakarta

Kamis, 06 April 2023 – 13:53 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto (tengah) bersama jajaran saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (6/4/2023). ANTARA/Ilham Kausar

jpnn.com - JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto berkomitmen memecahkan persoalan kemacetan di ibu kota.

Mantan deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengatakan hal ini sebagai upaya untuk memudahkan mobilitas warga.

BACA JUGA: Setelah Irjen Karyoto, Brigjen Endar Kini Dikeluarkan dari KPK

"Akan kita pecahkan masalah-masalah tentang kemacetan. Kalau kemarin dari Kuningan ke Mampang 30 menit, ya, saya upayakan kalau bisa 20 menit atau bahkan 10 atau 5 menit, " ucapnya saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (6/4).

Jenderal bintang dua itu menjelaskan bahwa solusi kemacetan ini sangat penting karena merupakan bagian dari pelayanan masyarakat.

BACA JUGA: KPK Tunjuk Jenderal Polri Ini sebagai Deputi Penindakan Menggantikan Karyoto

"Karena masyarakat ingin pergi dari rumah, ingin bekerja dengan keadaan aman dan nyaman ditempat kerja, dia ingin merasakan keamanan dan kenyamanan pulang kerja, dia ingin aman dan nyaman setelah itu istirahat, " paparnya.

Karyoto juga telah menyarankan sejumlah solusi kemacetan kepada pihak terkait seperti Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

BACA JUGA: Keren, Kapolda Riau Gelar Lomba Dai dan Kasidah untuk Anak Buah dari Semua Polres

“Kami paling menyarankan rambu-rambu, 'oh di sini u-turn-nya ditutup' kita tambah lagi, perpanjang lagi, 'oh di sini tidak boleh terjadi crossing' menyebabkan macet. Crossing itu macet, kalau kebanyakan crossing pasti ekornya panjang, " ungkap Irjen Karyoto.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan bahwa indeks kemacetan DKI Jakarta naik dari peringkat ke-46 menjadi posisi ke-29 kota termacet di dunia berdasarkan riset TomTom International.

"Peringkat terakhir yang dirilis TomTom Traffic Index Jakarta saat ini menempati peringkat 29 kota termacet di dunia setelah tahun sebelumnya di 2021 kita menempati peringkat 46," kata Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu.

Hasil index yang digunakan tersebut, kata Syafrin, rata-rata kemacetan DKI Jakarta mencapai 53 persen.

"Basisnya itu sekarang rata-rata kemacetan kita di 53 persen," ujar Syafrin.

Lembaga itu mengukur indeks kemacetan lalu lintas di 389 kota di 56 negara pada 2022, salah satunya Jakarta. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler