Jadi Ketum Hanura, OSO Dapat Mandat Susun Kepengurusan 2019-2024

Rabu, 18 Desember 2019 – 19:55 WIB
Ketum Hanura Oesman Sapta bersama kadernya menggelar jumpa pers di sela-sela Munas Partai Hanura di Jakarta, Rabu (18/12). Foto: M Kusdharmadi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) III Partai Hanura resmi menetapkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum 2019-2024. Munas itu dihadiri 34 DPD, 514 DPC, unsur DPP, 804 anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota dari Partai Hanura, unsur peninjau dan lainnya.

Ketua DPP Partai Hanura Benny Ramdhani mengatakan Munas III menghasilkan sembilan keputusan yang demokratis dan sudah memenuhi kaidah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, salah satunya adalah menetapkan OSO sebagai ketum.

BACA JUGA: Munas Hanura, OSO Calon Tunggal Ketua Umum

“Munas III Partai Hanura 2019 menetapkan secara aklamasi Bapak Doktor Oesman Sapta sebagai ketua umum DPP Partai Hanura 2019-2024,” kata Benny dalam jumpa pers di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (18/12) sore.

Mantan anggota DPD dari dapil Sulawesi Utara itu mengatakan Munas III juga memandatkan kepada OSO selaku ketua terpilih sebagai formatur tunggal dengan dengan tugas menyusun kepengurusan DPP Partai Hanura 2019-2024.

BACA JUGA: Tak Punya Kader di DPR, Hanura Tetap Konsisten Dukung Pemerintahan Jokowi

Munas juga memberikan mandat kepada DPP Partai Hanura terpilih melakukan perubahan AD/ART. Proses penyempurnaannya baik substansi maupun redaksional diserahkan kepada tim yang terdiri dari unsur DPP, DPD, dan DPC.

“Partai Hanura diperintahkan Munas melakukan langkah strategis partai selama lima tahun ke depan melalui rebranding, restrukturisasi, revitalisasi, reorganisasi, dan reaktualisasi,” katanya. Selain itu, juga melakukan konsolidasi eksternal melalui kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan penggalangan kelompok strategis masyarakat khususnya kaum muda milenial. “

BACA JUGA: OSO Sebut Badai Telah Pergi dari Partai Hanura, Siapa Maksudnya?

“Terakhir, dalam rangka mengahadapi pemilihan kepala daerah, Hanura mendorong dan pengarusutamaan kader Partai Hanura dengan tetap memberikan ruang kepada kader non-Partai Hanura yang memiliki rekam jejak prorakyat, bersih, dan antikorupsi,” kata dia.(boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler