Jadi Komedian, Asty Ananta Ingin Sukses seperti Nunung

Jumat, 08 Agustus 2014 – 03:51 WIB
Asty Ananta. Foto: Dok Jawa Pos

jpnn.com - JAKARTA - Karir Asty Ananta (30), bermula dari model majalah remaja. Setelah itu, artis kelahiran Semarang tersebut berakting, lalu menjadi presenter.

Namun, belakangan dia lebih banyak mengisi acara berbau komedi. Asty selalu bisa meladeni celotehan komedian macam Komeng, Cak Lontong, Nunung, dan lain-lain. Ternyata dia memiliki bakat melucu tanpa disadari.

BACA JUGA: Marshanda Sudah Berdamai dengan Ibunya?

"Lho, saya enggak merasa lucu. Saya kan menjual kecantikan," katanya, lalu tertawa.

Ketika ditemui di Pacific Place, kemarin (7/8) Asty mengungkapkan bahwa dirinya senang ketika dibuat tertawa oleh orang lain. Dia senang kalau hidup itu bahagia terus. Dengan mengisi acara komedi, dia menemukan itu. Makanya, Asty sekarang lebih memilih kegiatan dunia hiburan yang berbau komedi, selain memandu acara.

BACA JUGA: Megan Fox Sudah Jarang Berhubungan Seks dengan Suami

Dia baru saja menyelesaikan tugas sebagai host di Sekolah Menjadi Komedian season 1. Akan berlanjut di season 2. Yang lain, ada Indonesia Lawak Club dan Sentilan Sentilun. Bagaimana kalau nanti jadi dikenal sebagai komedian?

"Dengan senang hati. Enggak apa-apa karena memang menyenangkan," tuturnya.

BACA JUGA: Rilis Batman V Superman Kucing-kucingan Dengan Captain America 3

Asty mengatakan banyak belajar dari senior-seniornya. Idolanya adalah Nunung dan Komeng. "I love her (Nunung) so much. Mas Komeng juga. Mereka idola saya. Saya ini mencintai mereka karena orangnya cantik dan gantengnya luar dalam," ucapnya, lalu tertawa lagi.

Sebetulnya Asty mulai menjajal komedi sepuluh tahun lalu. Awalnya, menjadi bintang tamu acara-acara lawak.

"Dari awal, mereka ini memberi saya kesempatan untuk belajar. Saya melawak dibantu. Padahal, kan saya termasuk pendatang baru saat itu. Tapi, mereka mau mengakui saya dan memuji," ungkapnya.  

Belakangan ini di televisi banyak acara komedi cerdas. Hal itu sangat menguntungkan buat Asty. Sebab, dia bisa menjadi bagian dari itu. Dia juga bisa memperkaya diri.

"Komedi itu harus dipikirkan. Tidak asal lucu," ucapnya.

Materinya harus selalu baru. Pelakunya harus terus belajar. Cerdas dalam melihat suasana. Harus terus orisinal. "Itu yang saya salut dari para komedian. Apalagi, yang comic ya," sambungnya.

Asty memiliki teman yang juga comic. Ketika mengobrol, temannya tersebut curhat.

"Dia bilang, kalau penyanyi itu, mbok satu lagu terus diulang lagi di tempat lain, penonton enggak akan protes. Tapi, kalau comic, materinya cuma satu diulang saat manggung di tempat lain ya bakal dibalang (dilempar) penonton," ceritanya.

Karena itu, Asty selalu memperkaya diri dengan pengetahuan. "Supaya bisa cerdas kayak idola-idola pelawak saya itu," tambahnya. (jan/c4/ayi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Arnold Schwarzenegger Perkenalkan Judul Baru Terminator 5


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler