Jadi Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Forbes The Global 2000, Begini Prospek BBRI di 2024

Rabu, 10 Januari 2024 – 21:07 WIB
BRI menyabet predikat sebagai perusahaan terbesar di Indonesia versi majalah ekonomi terkemuka di dunia Forbes The Global 2000 Tahun 2023. Foto: dok BRI

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyabet predikat sebagai perusahaan terbesar di Indonesia versi majalah ekonomi terkemuka di dunia Forbes The Global 2000 Tahun 2023

Dengan predikat tersebut, diprediksi akan meyakinkan investor untuk mengkoleksi saham BRI (BBRI).

BACA JUGA: BRI Meraih Lebih dari 200 Penghargaan Sepanjang 2023, Sebanyak 53 Bertaraf Global

Seperti diketahui, pemeringkatan majalah Forbes berisikan daftar 2.000 perusahaan publik terbesar di dunia berdasarkan penjualan (sales), laba (profit), aset (assets), dan nilai pasar (market value). 

Dalam publikasi tersebut, terdapat beberapa perusahaan asal Indonesia dengan sebagian besar adalah Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

BACA JUGA: Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023 jadi Komitmen BRI Dukung Masyarakat Kuat dan Hebat

Perolehan terbaik didapatkan BRI dengan menjadi peringkat teratas di antara perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Secara global, BRI menempati peringkat terbaik yakni #307, meningkat dibandingkan pencapaian tahun lalu yakni peringkat #349 dunia.

BACA JUGA: Cepat Tanggap Bencana, BRI Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Gempa Sumedang

Peredikat sebagai perusahaan terbesar di Indonesia tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat investor menanti rilis kinerja BBRI setahun penuh (tahun 2024) dan diikuti dengan pengumuman dividen final. 

Terbukti, BBRI kembali mencatatkan rekor harga saham tertinggi setelah mengalami kenaikan mencapai lebih dari 20 persen sejak awal November 2023 lalu.

All time high kembali dicapai BBRI pada penutupan perdagangan hari Jumat (5/1) dengan harga Rp 5.750/saham dengan ditutup naik 0,88 persen dan kapitalisasi pasar Rp 871,46 triliun. 

Bahkan, pada perdagangan intraday, saham BBRI sempat menembus level Rp 5.850/saham.

Lantas bagaimana prospek saham BBRI di 2024? 

Berdasarkan riset terbaru Ciptadana Sekuritas saham BRI mempunyai kinerja cerah pada 2024 dengan sejumlah catatan. 

BBRI dinilai akan menerima manfaat dari proyeksi penurunan suku bunga acuan pada 2024. 

BRI pun mendapatkan rekomendasi buy dengan target harga Rp 6.250 per saham.

Kemudian, berdasarkan riset dari BRI Danareksa Sekuritas, pertumbuhan pendapatan pada 2024 akan memicu pelambatan sementara pada bank-bank besar termasuk BRI.

Hal ini didorong oleh pertumbuhan pinjaman yang lebih lambat, sejalan dengan tren yang terjadi pada tahun politik atau Pemilu 2024.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis mengatakan margin bunga bersih (net interest margin/NIM), cost to income ratio (CIR), dan cost of credit (CoC) bank akan tetap terkendali, serta kualitas aset yang sehat. 

“Kami yakin bank-bank besar akan tetap memiliki posisi yang baik di pasar pada tahun ini,” tulisnya.

Optimisme juga dikemukakan Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani yang menilai bank-bank besar masih memiliki prospek bagus karena fundamental yang kuat serta valuasi yang menarik (undervalued) atau fairvalued. 

“Prospek pada 2024 pun bagus karena secara historis kalau dilihat saat kampanye pemilu salah satu best performer adalah sektor keuangan yaitu perbankan,” ujarnya.

Prospek baik dari BBRI pun tampak sudah diprediksi investor asing ditandai aksi beli bersih (net buy) asing yang mencapai Rp182,42 miliar di seluruh pasar pada Kamis (4/1) kemarin. Sedangkan dalam sebulan terakhir investor asing telah memborong Rp1,37 triliun saham BBRI.

Direktur Utama BRI Sunarso pun mengungkapkan optimismenya. 

Meskipun kondisi perekonomian dunia masih diliputi ketidakpastian, terutama akibat kondisi geopolitik.

“BRI memiliki optimisme yang besar untuk mengarungi iklim bisnis pada 2024, karena BRI memiliki fundamental yang kuat," kata Sunarso.

Hal tersebut ditopang oleh stiumulus fiskal yang diharapkan mampu meningkatkan purchasing power masyarakat, faktor pemilihan umum, serta manajemen risiko perbankan yang semakin baik karena telah berkali-kali menghadapi krisis.

Di sisi lain BRI juga telah memiliki sumber pertumbuhan baru yakni holding ultra mikro.(jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Elvi Robiatul, Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
saham   BRI   BBRI   investor   BUMN  

Terpopuler