Jakarta Akan Disemprot Disinfektan dari Udara, Hoaks Viral!

Kamis, 19 Maret 2020 – 15:59 WIB
Hoaks pesan berantai via WA menyebut sejumlah jalan di Jakarta akan disemprot disinfektan dari udara. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengguna WhatsApp dihebohkan dengan adanya pesan berantai yang menyebut bahwa akan dilakukan penyemprotan disinfektan dari udara di jalanan Jakarta untuk menangkal penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19.

Dalam pesan berantai yang sudah viral itu, warga Jakarta diminta tak keluar ke sejumlah ruas jalan pada Kamis (19/3) siang hingga malam.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Pakai Jasa Ojek Online, Gojek dan Grab Siap-siap ya

Namun, kabar ini langsung dibantah oleh kepolisian. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo menyebut pesan berantai itu adalah hoaks.

“Hoaks, yang disemprot halte dan terminal, bukan jalan,” ujar dia ketika dikonfirmasi, Kamis.

BACA JUGA: Social Distancing: Pengemudi Ojek Online, Silakan Taruh Makanan di Depan Pintu

Kepolisian pun memastikan tidak larangan bagi pengendara maupun pejalan kaki untuk melintasi sejumlah jalan. “Tidak ada larangan dari kami,” tambah dia.

Diketahui, dalam pesan berantai itu disebutkan larangan untuk berpergian keluar rumah menggunakan kendaraan roda dua dan berjalan kaki.

BACA JUGA: Lamunan Honorer K2 tentang Rapelan Gaji PPPK Buyar karena Corona

Pasalnya sedang dilakukan pencegahan Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan dosis tingkat satu melalui udara yang dapat alergi pada kulit dan gangguan pernapasan.

Dalam pesan itu disebutkan pihak pemerintah akan bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas untuk pengaturan kendaraan.

Berikut ini pesan berantai via WA yang viral itu:

Informasi
Untuk seluruh warga DKI JAKARTA Pada tanggal 19 Maret 2020 Pukul 14.30 s/d 22.00 wib, dilarang untuk berpergian keluar rumah menggunakan kendaraan roda 2 (dua) dan berjalan kaki. Dikarenakan akan ada pencegahan CONVID-19 dengan penyemprotan Disinfektan dosis tingkat 1 melalui udara yang dapat alergi pada kulit dan gangguan pernafasan. Sebagai langkah ini kami pihak Pemerintah akan bekerja sama dengan kepolisian lalu lintas untung pengaturan kendaraan.
JALAN YANG AKAN DISTERILSASI
Jalan Jaksa
Jalan Daan Mogot (Jakarta)
Jalan Gajah Mada (Jakarta)
Jalan Halim Perdanakusuma (Jakarta)
Jalan Hayam Wuruk (Jakarta)
Jalan HR Rasuna Said (Jakarta)
Jalan Raya Pasar Minggu (Jakarta)
Jalan Jelakeng
Jalan Jenderal Ahmad Yani (Jakarta)
Jalan Jenderal Gatot Subroto (Jakarta)
Jalan Jenderal Sudirman (Jakarta)
Jalan Laksamana Yos Sudarso (Jakarta)
Jalan Letnan Jenderal MT Haryono (Jakarta)
Jalan Letnan Jenderal S Parman (Jakarta)
Jalan M. H. Thamrin
Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan (Jakarta)
Jalan Mayor Jenderal Sutoyo (Jakarta)
Jalan Medan Merdeka (Jakarta)
Jalan Pangeran Jayakarta
Jalan Prapatan (Jakarta)
Jalan Profesor Dokter Satrio (Jakarta)
Jalan Raya Bogor
Jalan Senen Raya (Jakarta)
Jalan Sisingamangaraja (Jakarta)
Jalur Jalan Raya Kota - Pondok Labu
Jalan Kramat Raya (Jakarta)
Jalan Salemba Raya (Jakarta)
Jalan Veteran (Jakarta)
Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim (Jakarta)
MOHON MAAF APABILA AKTIVITAS TERGANGGU
https://www.kominfo.go.id (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler