Jaksa Agung Lebih Loyal ke Partai?

Sabtu, 24 Oktober 2015 – 13:05 WIB
Jaksa Agung M.Prasetyo. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA -- Peluang Presiden Joko Widodo mencopot Jaksa Agung M.Prasetyo terbuka lebar. Ini setelah mencuatnya kasus dugaan suap penanganan korupsi bansos Sumut di Kejagung, yang menjerat mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella, Gubernur nonaktif Sumut Gatot Pujo Nugroho, dan istrinya Evi Susanti.

Menurut pengamat politik Tjipta Lesmana, tak menutup kemungkinan Jokowi akan mencopot Prasetyo karena kasus ini. "Ada kemungkinan Jaksa Agung akan diganti," ujar Tjipta saat diskusi bertajuk "Hukum dan Pertaruhan Politik", di Cikini,  Jakarta, Sabtu (24/10).  

BACA JUGA: Heran, Kejagung Belum Juga Tetapkan Tersangka Bansos Sumut

Lebih lanjut Tjipta mengingatkan, agar Jokowi tak menempatkan lagi orang yang berlatar belakang partai politik di posisi strategis penegakan hukum. Termasuklah posisi Jaksa Agung. "Saya sudah ngomong, penegak hukum tak boleh dari parpol," ungkap Tjipta.

Pakar hukum  Chairul Imam, meragukan loyalitas Prasetyo sebagai Jaksa Agung kepada Presiden. Sebab, kata dia, Prasetyo merupakan mantan kader partai.

BACA JUGA: Ada Hal Penting, Megawati Sambangi Jokowi di Istana

Menurut dia, bisa saja Prasetyo berpikir tidak akan pernah jadi Jaksa Agung tanpa partainya. "Jadi yang kami ragukan sekarang, cuma jangan-jangan loyalitasnya bukan kepada Presiden, tapi kepada parpolnya yang diutamakan," ungkap Chairul di kesempatan itu.  (boy/jpnn)

 

BACA JUGA: Rio Capella Ditawari jadi Justice Collaborator, Indikasi si Bos Terlibat

BACA ARTIKEL LAINNYA... DUH...! 47 Juta Jiwa Terpapar Asap


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler