Jalan dan Jembatan Tayan Tunggu APBN 2013

Minggu, 10 Maret 2013 – 16:16 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Usman Jafar mengatakan, pengerjaan jalan dan jembatan di Tayan, Kabupaten Sanggau, akan dimulai pada saat penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2013.

"Menunggu mulai anggaran ABPN tahun 2013," kata Usman, menjawab Pontianak Post (grup JPNN), Minggu (10/3).

Bekas Gubernur Kalimantan Barat itu mengatakan, Jalan Tayan, Sanggau, itu masuk anggaran tahun 2013. "Jadi, sekarang belum dimulai pengerjaannya," papar Usman. Politisi Partai Persatuan

Pembangunan, itu menambahkan, kalau Jembatan Tayan merupakan proyek multiyears dan dibantu pemerintah Tiongkok.

"Masih proses rupiah di Kementerian Keuangan, dan kita ada sharing pendanaannya," ungkapnya. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti perkembangan terakhir terkait masalah Jambatan Tayan itu. "Nanti soal teknisnya, akan saya cek lagi," ujarnya.

Seperti diketahui, Jalan Tayan, mengalami kerusakan parah. Banyak warga mengeluh dengan kondisi jalan itu.

Apalagi, jalan itu sangat strategis dan menghubungkan antarkabupaten maupun akses dari Kalbar menuju Kuching, Sarawak, Malaysia Timur.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, mengakui, kerusakan di permukaan Jalan Tayan, itu diakibatkan hujan yang terus menerus beberapa waktu lalu.

"Namun sekarang sudah dapat ditangani," klaim Djoko, menjawab Pontianak Post (grup JPNN), Kamis (7/3). Bahkan dia mengklaim, alat-alat Unit Peralatan Rutin untuk memerbaiki jalan itu sudah diturunkan ke lapangan.

"Alat-alat UPR kami sudah ada di lapangan," jelas Djoko.

Soal Jembatan Tayan yang sudah dilaunching, Djoko mengakui memang ada keterlambatan di awal pekerjaan. Sebab, kata dia, ada masalah administrasi dengan kontraktor Tiongkok.

"Namun sekarang sudah bekerja sesuai rencana, tidak ada lagi kendala administasi di sana," ujarnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembangunan Palang Pintu Perlintasan KA DiBatalkan

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler