Jalan Senyap dan Gelap Timnas Putri Indonesia Lolos ke Piala Asia, Tamparan Bagi PSSI

Rabu, 19 Januari 2022 – 10:22 WIB
Timnas putri Indonesia saat melakoni laga kualifikasi Piala Asia Wanita 2022 melawan Singapura. Foto: Doc. PSSI

jpnn.com, JAKARTA - Timnas putri Indonesia sedang berada di India untuk berjuang dalam ajang AFC Women's Asia Cup 2022 atau Piala Asia Wanita 2022.

Setelah 32 tahun tertidur, Garuda Pertiwi kini kembali ke habitat aslinya.

BACA JUGA: Shalika Aurelia Dipastikan Perkuat Timnas Putri Indonesia di Piala Asia

Zahra Muzdalifah dan kolega lolos ke putaran final Piala Asia Wanita 2022 setelah dua kali mengalahkan Singapura di fase kualifikasi Grup C.

Singapura menjadi satu-satunya lawan timnas putri Indonesia karena dua negara lainnya, yaitu Korea Utara dan Irak memilih mengundurkan diri.

BACA JUGA: Zahra Musdalifah Pernah Trial di Norwegia dan Swedia, Bakal ke Sana Lagi?

Terlepas dari pencapaian membanggakan Garuda Pertiwi, momen ini seperti tamparan keras bagi federasi sepak bola tertinggi di tanah air, PSSI.

Pasalnya, Garuda Pertiwi lolos ke Piala Asia Wanita 2022 di tengah matinya kompetisi resmi khusus wanita yang diwadahi PSSI.

Pencapaian timnas putri Indonesia ini sudah seharusnya mendapat apresiasi.

Sebab, Ade Mustikiana dan kawan-kawan berhasil mengikuti jejak yang pernah ditorehkan Muthia Datau, Iin Parbu, dan Elan Kaligis di era 1970-an dan 1980-an.

Jalan senyap dan gelap yang dilalui tim asuhan Rudy Eka Priyambada ini patut mendapat kredit lebih.

Walau tanpa kompetisi, Rudy bertekad membawa Garuda Pertiwi terbang setinggi-tingginya di ajang Piala Asia Wanita 2022.

"Kami dalam kondisi seperti ini (tanpa kompetisi, red), tetapi kami akan menampilkan yang terbaik," tutur Rudy dalam rilis tertulis.

Perjuangan timnas putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022 tentu bakal menemui rintangan berat.

Pasalnya, Garuda Pertiwi sudah ditunggu sejumlah negara yang memiliki iklim sepak bola wanita yang jauh lebih baik, seperti Australia dan Thailand.

Satu negara lainnya, yakni Filipina bisa menjadi batu sandungan Garuda Pertiwi.

Australia bakal menjadi ujian perdana timnas putri Indonesia. Kedua negara akan bentrok pada 21 Januari mendatang.(mcr15/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler