Jambret Polwan Buat Bayar Kredit Motor, Si Robani pun Diterjang Peluru

Selasa, 06 Oktober 2015 – 10:10 WIB

jpnn.com - MEDAN - M Robani (23), satu dari tiga pelaku jambret yang diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia terpaksa diterjang timah panas pada betis kanannya. Pasalnya, Robani berusaha kabur saat ditangkap petugas tak jauh dari rumahnya, kawasan Jalan Kapten Muslim Gang Jawa, Medan Helvetia, Senin (5/10) dinihari.

Saat dihadirkan di halaman Mapolsek Medan Helvetia sekira pukul 14.30 WIB, Robani pun terpincang-pincang. Dia berjalan dibantu dua tersangka lainnya, Arif Prasetia (20), dan Doni Arianto (30), yang turut ditangkap polisi.

BACA JUGA: Ya Ampun... Leher Digorok Lalu Mayatnya Dibuang ke Semak-semak

Menurut pengakuan Robani, ia terpaksa menjambret karena untuk membayar utang kredit sepeda motor bekasnya. "Gimanalah Bang, setiap bulan aku harus bayar kredit sepeda motorku, sementara aku enggak ada kerja. Makanya, aku terpaksa begini," dalihnya seperti dikutip dari Sumut Pos (JPNN Group), kemarin.

Diakui Robani, aksi jambretnya bukan baru kali ini saja, melainkan sudah beberapa kali. "Sudah lupa aku bang, adalah setahun terakhir. Pernah juga aku dipenjara dalam kasus yang sama," sebutnya.

BACA JUGA: GEGER... Ada Orang Terjun Bebas dari Puncak Tower, Innalillahi...

Ia mengutarakan, dalam beraksi biasanya mengincar korban para wanita yang mengendarai sepeda motor atau becak motor. "Kami bisa 'main' berempat, dua sepeda motor. Satu sepeda motor bertugas menghalang-halangi target kami saat berusaha mengejar," jelas Robani.

Sementara itu, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Ronni Bonik menjelaskan, awalnya pelaku Arif Prasetia dan Doni Arianto yang ditangkap usai menjambret Fauziah dari kawasan Jalan Kapten Muslim Kelurahan Helvetia Tengah, Medan Helvetia, persisnya di depan kampus Akademi Maritim, Kamis (1/10) dinihari sekira pukul 01.20 WIB.

BACA JUGA: Genap 10 Hari, Inilah Doa Ibu Korban Pembunuhan untuk Pak Polisi

Dari hasil pemeriksaan keduanya, ternyata mereka berempat melakukan penjambretan. Dua pelaku lagi adalah M Robani dan Ilham alias Cici (DPO). Selanjutnya, dilakukan pengembangan hingga meringkus Robani tak jauh dari kediamannya.

"Hasil penyelidikan sementara ini, Robani dan rekan-rekannya sudah tiga kali beraksi di wilayah kami (Polsek Medan Helvetia). Selain korban bernama Fauziah, mereka ini juga pernah menjambret seorang anggota Polwan yang bertugas di Satuan Sabhara Polresta Medan, Brigadir Clara," ungkap Bonik.

Ia menyebutkan, dari para pelaku disita barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakannya untuk beraksi, Suzuki Satri FU BK 6379 ACH dan Honda Vario 5057 ACR. Selain itu, turut disita satu tas ransel milik Fauziah yang berisi KTP, kartu ATM dan telepon seluler. 

"Kita masih memburu satu pelaku lagi bernama I alias C (Ilham alias Cici), yang ikut terlibat," tukasnya.

Terpisah, Brigadir Clara yang sempat diwawancarai mengatakan, ia dijambret pelaku ketika baru pulang beribadah dari gereja di kawasan Jalan T Amir Hamzah, Minggu (27/9) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

"Setelah selesai beribadah dari gereja, saya mau pulang ke rumah di Jalan Gaperta Ujung. Tapi, pas di Jalan T Amir Hamzah. Dekat Griya Dome, tas saya dirampas mereka (pelaku). Sempat juga saya kejar, namun pelakunya sudah kabur jauh naik seppeda motor Satria FU warna biru," tutur Brigadir Clara di Mapolsek Medan Helvetia. (adz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alamak! Satria FU pun Raib Dibawa Kabur Temen Sendiri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler