Jangan Pertentangkan Amien Rais Vs Zulkilfi Hasan, Ada Hanafi dan Mumtaz di Kepengurusan PAN

Rabu, 25 Maret 2020 – 21:38 WIB
Mantan Ketua Umum PAN Amien Rais bersama putranya, Hanafi Rais (kanan) dan ekonom Dradjad H Wibowo (kiri) dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (2/6) guna mengklarifikasi aliran uang korupsi alkes. Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan baru saja mengumumkan kepengurusan parpolnya untuk periode 2020-2025. Namun, tidak ada nama Amien Rais dalam susunan pengurus hasil Kongres V PAN itu.

Sebelumnya Amien merupakan ketua Dewan Kehormatan PAN 2015-2020. Saat ini posisi tersebut ditempati mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir.

BACA JUGA: Ini Daftar Pengurus PAN 2020-2025, Nama Amien Rais Menghilang

Lantas, mengapa nama Amien justru tak ada di kepengurusan partai yang dia bentuk? Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad H Wibowo menyatakan, tidak adanya nama Amien dalam kepengurusan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Pak Amien dan Bang Zul tidak usah dipertentangka," ujar Dradjad saat dimintai konfirmasi melalui layanan pesan, Rabu (25/3).

BACA JUGA: Kok Nama Amien Rais Hilang? Jawaban Petinggi PAN Ini Simpel Saja

Dradjad menegaskan, Zulkifli sudah mengatakan bahwa Amien adalah pendiri PAN yang punya posisi istimewa. Menurutnya, posisi untuk Amien di PAN hanya menunggu waktu saja.

"Pak Amien adalah pendiri utama, jadi spesial di PAN. Bagaimana nanti formalnya, saya rasa hanya masalah waktu saja. Saya yakin pada saatnya nanti, beliau berdua akan duduk bersama membahas perjuangan PAN ke depan,” kata Dradjad.

Lebih lanjut Dradjad mengatakan bahwa dua putra Amien, yakni Hanafi Rais dan Mumtaz Rais duduk di kepengurusan PAN 2020-2025. Baik Hanafi maupun Mumtaz menempati posisi penting di partai berlambang matahari itu.

“Di kepengurusan PAN 2020-2025 ada Hanafi dan Mumtaz. Posisi Hanafi sangat penting karena menjadi satu dari enam wakil ketua umum PAN, sedangkan beberapa orang dekatnya juga menjadi pengurus,” ujar Dradjad.

Politikus yang dikenal sebagai ekonomi itu meyakini masuknya Hanafi dan Mumtaz dalam kepengurusan PAN tentu atas restu Amien. “Tidak mungkin Hanafi mengemban tugas sepenting itu, ditambah dengan beberapa orang dekatnya juga jadi pengurus, jika tanpa restu dari Pak Amien,” tutur Dradjad.(ara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler