Janggal, Jumlah Suara di Nias Selatan Lampaui DPT

Rabu, 06 Mei 2009 – 21:48 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Keputusan menghitung ulang perolehan suara di Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara karena banyaknya ketidakcocokan antara jumlah suara dalam DPT (daftar pemilih tetap) dengan total suara sah dan tidak sahBahkan, total suara sah dan tidak sah melampaui total suara dalam DPT

BACA JUGA: Diduga Ada Penggelembungan, Nias Selatan Dihitung Ulang

Wow !

Setidaknya ada enam kecamatan di Nias Selatan yang bakal dihitung ulang, diantaranya Kecamatan Lahusa

Data yang ada di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berbeda dengan data yang dipegang oleh saksi

BACA JUGA: JK-Wiranto Garap Suara TKI

Disinyalir, PPK juga tidak menyerahkkan hasil rekapitulasi kepada saksi
Kecamatan Lahusa memiliki DPT sebanyak 21.451 suara, namun suara sah sebanyak 20.466 suara dan 985 suara tidak sah

BACA JUGA: Nurul Arifin dan Primus Menyusul ke Senayan

Sebanyak 100% rakyat memilih itu disinyalir tidak masuk akal

Selain itu, ada juga kejanggalan data di Kecamatan Lolowau yang memiliki DPT sebanyak 21.956 pemilih, ironisnya perolehan suara yang masuk untuk DPR-RI melampaui jumlah pemilih dalam DPT, yaitu mencapai 26.020 suara

Ketidakingkronan data juga terjadi di Kecamatan LolomatuaPada kecamatan itu ada sebanyak 16.435 pemilih, namun suara sah ada 23.527 suaraSementara itu, kejanggalan juga terjadi di Kecamatan Teluk DalamPada kecamatan itu ada 57.024 pemilih, jumlah suara sah dan tidak sah tepat 100% sama dengan DPT, yaitu sebanyak 40.461 suara sah dan 16.563 suara tidak sah.

“Bapak-ibu yang terhormat, perlu kami sampaihakn bahwa kami dari Nias Selatan ingin mengatakan bahwa batas 29-30 (April 2009) merupakan batas akhir, kami tidak mampu lagi melakukan rekapitulasi suara karena batasnya sudah habis," aku Ketua KPUD Nias Selatan Honogo Dodo, dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi nasional secara manual, KPU, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (6/5).(fuz/gus/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rachel Maryam Lolos ke Senayan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler