Jasindo dan Kementan Luncurkan Aplikasi SIAP

Rabu, 23 Januari 2019 – 20:46 WIB
Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi (Rakorsin) Tahun Anggaran 2019 yang digelar di Botani Square, Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/1). Foto: Kementan

jpnn.com, BOGOR - Perusahaan asuransi Jasindo bersama Kementerian Pertanian (Kementan meluncurkan aplikasi pendaftaran asuransi pertanian Sistem Indivasi Asuransi Pertanian (SIAP).

Program digitalisasi menggunakan aplikasi teknologi informasi itu diluncurkan dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi (Rakorsin) Direktorat Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan di Botani Square, Bogor, Rabu (23/1).

BACA JUGA: Ditjen PSP Kementan Tetapkan 5 Program Prioritas

Dalam peluncuran ini, Jasindo langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut.

Kelompok Tani Harapan Jaya dari Bogor didaftarkan saat itu juga. Langkah ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada kepala Dinas Pertanian dari berbagai daerah yang datang di rakorsin.

BACA JUGA: Kementan Wacanakan Kebijakan Wajib Tanam Kedelai untuk Importir

Koordinator Tim IT Pusat Jasindo Irwan mengatakan, aplikasi ini didesain sesederhana mungkin.

"Kami berharap aplikasi ini mampu diterima dengan cepat oleh petugas dinas di lapangan," ujar Irwan.

BACA JUGA: Kementan Gandeng Tiga Investor Serap 150 Ton Buah Naga

Untuk tahap awal, aplikasi SIAP digencarkan di provinsi Jawa Barat dengan mengumpulkan perwakilan dinas kabupaten/kota beserta para penyuluh melalui pemberian pelatihan training of trainer (ToT).

Direktur Jenderal PSP Kementan Dadih Permana mengatakan, penggunaan aplikasi IT untuk pendaftaran peserta asuransi sangat penting.

"Dengan aplikasi SIAP, proses pendaftaran semakin cepat dan mudah. Administrasinya juga akan lebih tertib dan peserta asuransi bisa memantau langsung," ujar Dadih.

Sistem aplikasi pendaftaran peserta asuransi menggunakan IT ini diharapkan dapat lekas diterapkan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Zaman ini sudah semakin canggih sehingga proses pendaftaran dapat berjalan dengan cepat. Realisasi keikutsertaan petani di Jabar semakin bertambah banyak di tahun mendatang," kata Dadih.

Melalui aplikasi SIAP ini pula, lanjut Dadih, Jasindo akan memperoleh data luas lahan petani yang akurat.

Adapun dari segi perencanaan, menurut Dadih, aplikasi sistem pertanian macam ini akan menyimpan sejumlah data. Misalnya, kecenderungan iklim di suatu wilayah.

”Kita dapat mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengantisipasi daerah mana saja yang memerlukan pelayanan klaim lebih tinggi dibandingkan daerah lain,” kata Dadih. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ditjen PSP Kementan Canangkan Optimasi 500 Ribu Hektare Lahan Rawa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler