Jelang Persebaya vs Arema FC, Aremania: Jangan Terprovokasi

Senin, 21 Februari 2022 – 20:16 WIB
Aremania. Foto: Doli Siregar/dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Aremania mengingatkan seluruh anggotanya di penjuru tanah air untuk tidak terjebak provokasi jelang laga big match Arema FC vs Persebaya pada pekan ke-27 Liga 1 2021/22, Rabu (23/2) mendatang.

Kelompok suporter Arema FC itu meminta agar pihak kepolisian bergerak untuk mengamankan akun-akun suporter di media sosial yang menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian.

BACA JUGA: Janji Gila Mohammed Rashid untuk Persib Bandung, Begini Kalimatnya

Menurut pentolan Aremania Achmad Ghozali, rivalitas antara Aremania dan Bonek -suporter Persebaya- memang cukup keras gesekannya.

Namun, demi menjaga suasana yang kondusif dan tidak gaduh jelang pertandingan, upaya provokasi melalui media sosial harus diredam.

BACA JUGA: Persipura vs Madura United, Ramai Rumakiek Waspadai 2 Pemain Ini

"Di tengah kondisi kompetisi yang sangat kompetitif dan jadwal yang padat, harusnya suporter jangan melakukan upaya provokasi dan fitnah karena justru akan menimbulkan kegaduhan," katanya, Senin (21/2).

Pria yang karib disapa Achmad itu menyebut daripada energi dihabiskan untuk provokasi di media sosial, dia meminta agar semua pihak memilih untuk menyalurkan energi ke arah yang positif dan memberikan dukungan ke klubnya masing-masing.

BACA JUGA: Akhir Pekan ke-26: Arema FC di Puncak, Papan Bawah tak Kalah Seru

"Aremania sudah bersikap patuh kepada regulasi. Namun, ada saja yang merusak komitmen dan melakukan pelanggaran. Jangan sampai suasana kondusif yang ada ini terganggu," terangnya.

Di sisi lain, pentolan Aremania tersebut juga mengajak kepada seluruh fan Arema agar tidak terprovokasi serta bersikap bijak terutama di media sosial.

Selain itu, juga harus memberikan motivasi kepada para penggawa Arema FC agar terus berkonsentrasi demi meraih poin penuh.

"Kami harap perilaku fitnah dan provokasi yang memicu kondisi tidak kondusif itu akan ditangani oleh pihak kepolisian."

"Jika fitnah dan provokasi itu terus dilakukan dan memicu kondisi tidak kondusif maka kami akan melakukan laporan secara masif agar pelaku diusut dan ditindak," tandasnya. (dkk/jpnn)


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler