Jelang Persebaya vs Madura United: Djanur Kecewa, Dejan Antonic Bahagia

Minggu, 16 Juni 2019 – 11:22 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman dan asisten pelatih Bejo Sugiantoro memberi pengarahan kepada para pemain. Foto: Persebaya

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya dan Madura United sama-sama memanasi mesinnya menjelang duel pada perempat final Piala Indonesia.

Kedua tim itu menggelar uji coba di tempat berbeda pada Sabtu (15/6). Level lawan yang dihadapi Persebaya dan Madura dalam uji coba itu masih di bawah mereka.

BACA JUGA: Posisi Djadjang Nurdjaman di Persebaya Belum Aman

Namun, di luar dugaan, kedua tim meraih hasil berbeda. Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra tim Liga 3 PSID Jombang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

BACA JUGA: Posisi Djadjang Nurdjaman di Persebaya Belum Aman

BACA JUGA: Akhirnya Djanur Angkat Tangan soal Satu Ini

Sementara itu, Madura United menang tipis 2-1 atas tuan rumah tim Liga 2 Persatu Tuban di Stadion Bumi Wali, Tuban.

Hasil imbang membuat Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman kecewa berat.

BACA JUGA: Pelatih Madura United Raih Predikat Pelatih Terbaik Liga 1 2019

’’Laga (lawan Madura United) kurang tiga hari. Namun, sepertinya kami masih belum siap,’’ kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Dalam pertandingan persahabatan itu Persebaya tak menurunkan skuat terbaiknya. Cedera dan panggilan timnas membuat kompisi menipis.

Walau begitu, tiga pemain asing, yakni Damian Lizio, Manuchekhr Dzhalilov, dan Amido Balde, bisa bertanding.

Di lini belakang, Djanur sampai memasang dua pemain di bawah usia 23 tahun. Yakni, Koko Ari Araya sebagai bek kanan dan Muhammad Kemalludin di posisi bek tengah.

Akan tetapi, penampilan keduanya dinilai belum oke. Koko pula yang membuat PSID mendapat penalti setelah dia melanggar lawan di kotak terlarang.

’’Mereka kurang bisa build-up (serangan) dari belakang. Namun, tetap kami pakai karena kekurangan pemain,’’ kata Djanur.

Tiga pemain penting Persebaya, yakni Irfan Jaya, Osvaldo Haay, dan Amido Balde, terlihat tidak dalam kondisi puncak. Mereka susah sekali menuntaskan serangan.

Buktinya, satu gol Persebaya malah dipersembahkan M. Syaifuddin, bek tengah, pada menit ke-18.

’’Lagi-lagi lini depan masih bermasalah. Padahal, kami sudah drilling terus finishing-nya. Namun, belum ditemukan touch-nya saja,’’ terang Djanur.

Hal itu membuat Bonek yang hadir di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, gemas. Setelah laga, mereka langsung menyanyikan chant yang menyindir performa buruk Persebaya.

Beberapa di antaranya bahkan secara terang-terangan menyoraki Balde yang dinilai tampil kurang bagus.

Sementara itu, meski cuma menang tipis, pelatih Madura United Dejan Antonic menyatakan cukup puas.

Sebab, dalam laga kemarin, Antonic menyelipkan  pemain muda sebagai starter. Di antaranya, Syahrian Abimbanyu dan Kadek Raditya.

’’Mereka baru hari ini (kemarin) bermain bersama. Maka, wajar kami kesulitan di babak pertama. Hasil ini positif sekali untuk persiapan lawan Persebaya,’’ tegas pelatih kelahiran Serbia itu.

Artinya, kondisi mental pemain Madura United tengah on fire. Antonic juga bahagia karena pemain kuncinya tak ada yang cedera.

’’Kami akan kontinu melakukan persiapan untuk lawan Persebaya nanti. Harus bersabar, pelan-pelan, step-by-step,’’ katanya. (gus/c4/nur)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 4 Pelatih Klub Liga 1 2019 yang Terancam Dipecat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler