Jenderal Andika Perkasa Berikan Pekerjaan Kepada Perempuan Penderita Fistula Ani

Minggu, 14 Februari 2021 – 19:52 WIB
Tangkapan layar saat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa (dua kiri) beserta Hetty Andika Perkasa (kiri) menemui Iis Riani (kanan) ibunda Iis (dua kanan), dan Sandi Rihata (tiga kanan). Tangkapan layar diambil dalam tayangan akun YouTube TNI AD, Minggu (14/2). (ANTARA)

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan pekerjaan kepada seorang perempuan Iis Riani.

Selain memberikan pekerjaan kepada Iis, Jenderal Andika juga membantu pengobatan dari penderita penyakit fistula ani itu.

BACA JUGA: Istri Jenderal Andika Perkasa Memberi Kejutan untuk Sertu Bella, Mengharukan

Rohmaniah, ibunda dari Iis pun mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Jenderal Andika kepada keluarganya.

"Terima kasih kepada Bapak Andika Perkasa yang sudah mau menolong keadaan saya yang seperti ini. Ibu sudah mengobati Iis ke mana-mana sampai ibu sudah kewalahan. Sudah ke spesialis dalam, tetapi tidak ada perubahannya," ujar Rohmaniah, dikutip dari akun YouTube TNI AD, Minggu (14/2).

BACA JUGA: Jenderal Andika Perkasa Pimpin Sertijab Danpuspomad Letjen Dodik Widjanarko

Iis merupakan adik dari seorang penyandang disabilitas Sandi Rihata.

Sandi sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan di lingkungan Markas Besar TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA: Jenderal Andika Pastikan TNI AD Bantu Penanganan Pasien Covid-19

Sandi menjadi sosok yang memotivasi karena ketekunannya dalam bekerja di tengah keterbatasan.

Informasi mengenai pemuda itu pun sampai di telinga Jenderal Andika.

Pimpinan tertinggi matra Angkatan Darat itu lalu mengirimkan kabar bahagia kepada Sandi.

Jenderal Andika memberikan kesempatan kepada adik Sandi yang menderita fistula ani untuk menjalani pengobatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Mengutip laman alodokter.com, fistula ani adalah terbentuknya saluran di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus atau dubur.

Kondisi ini disebabkan oleh adanya infeksi yang berkembang menjadi benjolan berisi nanah (abses) di area kulit sekitar anus.

Sandi yang didampingi oleh tim dari TNI AD kemudian menjemput Iis dan orang tuanya di kampung halaman di daerah Jawa Barat.

Mereka kemudian diantar menuju RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, proses penyembuhan fistula ani yang diderita Iis harus ditempuh melalui operasi.

Sebelum menjalani operasi, Iis memperoleh kesempatan untuk bertemu langsung dengan Jenderal Andika beserta istri Hetty Andika Perkasa.

Dalam kesempatan itu, Iis menceritakan penyakit yang dia derita.

"Sakit kalau buang air besar. Tadi pas diperiksa katanya bukan wasir, fistula ani. Kalau duduk enggak nyaman. Jadi kerjanya juga ikut enggak nyaman," kata Iis yang berujar bahwa dirinya bekerja di pabrik sepatu selepas lulus SMK.

Dalam kesempatan itu, Iis juga menyampaikan bahwa dirinya ingin bekerja, tetapi yang sesuai dengan kondisi fisiknya saat ini.

Mendengar hal tersebut, Andika menawari Iis untuk bekerja sebagai pekerja honorer di RSPAD Gatot Soebroto.

"Oke, kalau memang niatnya adalah cari kerja yang duduknya tidak terlalu lama seperti duduk di pabrik, saya sama ibu tidak bisa memberi pilihan yang banyak karena keterbatasan kami. Kalau memang mau kerja di rumah sakit, nanti sebagai honorer. Rumah sakitnya di mana? Di rumah sakit di tempat Iis akan dioperasi itu," kata Andika.

Iis pun menyambut riang tawaran Jenderal Andika tersebut.

Sementara itu, Hetty Andika Perkasa berpesan kepada Iis untuk tetap tenang dan rileks menghadapi operasi yang akan dijalani.

"Kalau rileks, semua otot-otot, saraf-saraf tenang, proses operasi lebih gampang, itu menurut saya. Kalau rileks, hati tenang, proses penyembuhannya lebih cepat," kata Hetty. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler