Jenderal Dudung Beri Penghargaan kepada Tim TNI dan Polri Penangkap Pembunuh Sertu Eka

Senin, 09 Mei 2022 – 15:25 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan penghargaan kepada tim gabungan TNI AD-Polri yang berhasil menangkap pembunuhan Babinsa Kabupaten Yalimo Papua Sertu Eka Andrianto Hasugian dan istrinya Sri Lestari Putri, Wabin Tabuni, di Mabesad, Jakarta, Senin (9/5/2022). ANTARA/HO-Dispenad

jpnn.com, JAKARTA - KSAD Jenderal Dudung Abdurachman  menyerahkan penghargaan kepada 47 personel Tim Gabungan TNI dan Polri yang menangkap Wabin Tambuni, pembunuh Babinsa Kabupaten Yalimo, Papua, Sertu Eka Andrianto Hasugian dan istrinya, Sri Lestari Putri.

Jenderal Dudung memberikan penghargaan kepada Tim Gabungan TNI dan Polri itu  pada acara halalbihalal bersama prajurit di Mabesad, Jakarta, Senin (9/5).

BACA JUGA: Jenderal Dudung Diterpa Isu Miring, TNI AD Langsung Bereaksi Tegas

Acara pemberian penghargaan dan halalbihalal tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat utama dan para personel di lingkungan Mabes AD.

Selain mendapat piagam penghargaan, para prajurit yang telah menorehkan prestasi menangkap anggota Kelompok Separatis Teroris Papua, itu juga akan diperhatikan jenjang karier kemiliteran selanjutnya.

BACA JUGA: Pembunuh Sertu Eka dan Istri Ditangkap, Jenderal Dudung Apresiasi Gerak Cepat TNI dan Polri

"Melalui pemberian penghargaan ini saya berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel TNI AD untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan setiap amanah tugas yang dipercayakan oleh bangsa dan negara," kata Jenderal Dudung seperti dikutip dalam siaran persnya.

Jenderal Dudung selaku pimpinan TNI AD mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar besarnya atas keberhasilan tugas dari Tim Gabungan TNI dan Polri, sehingga pelaku pembunuhan dapat ditangkap.

BACA JUGA: Dudung Meyakini Guru Honorer yang Pertama Masuk Surga, Ini Alasannya

"Terima kasih juga saya sampaikan pada pihak yang lain yang turut membantu keberhasilan tugas anggota di lapangan,"  kata jenderal bintang empat, itu.

Mantan Pangkostrad itu menyatakan keberadaan TNI di Papua adalah dalam rangka melaksanakan tugas negara untuk pengamanan.

Sekaligus, lanjut dia, membantu pemerintah daerah setempat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu, seluruh elemen bangsa di Papua harus bersatu dan saling mendukung untuk mewujudkan situasi yang aman, damai menuju Papua yang makin maju dan sejahtera," kata mantan Panglima Kodam Jaya, itu. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler