Jepang Tambah Koleksi Jawara

Fatahillah Tumpu Indonesia Rebut Jaket Hijau

Rabu, 03 Desember 2008 – 06:23 WIB
Para pembalap sepeda peserta Speedy Tour d' Indonesia melewati Taman Nasional Baluran, Situbondo pada etape IX rute Probolingo - Banyuwangi, Selasa (2/12). FOTO: Angger Bondan/jawa pos Foto : Angger Bondan/Jawa Pos
BANYUWANGI – Tim nasional Jepang menambah gelar juara etape Tour d’ Indonesia (TdI) 2008 setelah Masakazu Ito menjadi pembalap yang finis pertama pada etape IX even berhadiah total USD 100 ribu tersebutItu sukses kali kedua bagi Ito sekaligus timnas Jepang. Sebelumnya, dia meraih juara pada etape IV (Purwokerto–Semarang). Uniknya, dia selalu berjaya pada jalur panjang. 

Gelar kampiun pertama diperoleh pemuda berusia 20 tahun tersebut dengan menempuh jarak 221 km

BACA JUGA: Larsson Merapat ke Everton

Sedangkan kini, dia juga meraih juara dalam jalur yang termasuk etape panjang setelah beristirahat di Jogjakarta, yakni Probolinggo–Banyuwangi sejauh 182,8 km
”Saya sangat senang meski itu tak lepas dari keberuntungan,” ucap Ito setelah menerima apresiasi sebesar USD 900, Selasa (2/12). Dia memang tak menyangka bisa menjadi pemenang. Sebab, dia selalu berada dalam rombongan besar. 

Baru pada 1 km menjelang finish, Ito menggenjot sepeda sekuat tenaga untuk lepas dari lawan-lawannya

BACA JUGA: Espanyol Tunjuk Entrenador Kaya Pengalaman

Itu bukan pekerjaan mudah. Apalagi, dalam rombongan tersebut terdapat pembalap Malaysia yang juga jago sprint, Anuar Manan
Gelar yang dituai Ito itu cukup mengejutkan

BACA JUGA: Valencia di Ambang Kebangkrutan

Sebab, dia tak menduduki empat besar dalam dua kali perebutan intermediate sprintJustru pembalap Indonesia yang berkuasa. 

Rakhmadani yang berkostum Kutai Kartanegara Cycling Team sukses menjadi juara pada intermediate sprint pertama di Jl Raya Besuki, Situbondo, Jawa Timur, disusul dengan Fatahillah Abdullah dari Bintang Kranggan Cycling ClubRakhmadani masih menambah poin untuk perebutan jaket hijau itu pada intermediate sprint kedua di Jl AYani. Hanya, dia tak menjadi nomor satu, melainkan menempati urutan keempat. Perolehan tersebut bisa mendongkrak peringkat Rakhmadani menuju urutan keempat klasemen sementara dari posisi kesembilan.

Namun, raihan itu justru mengamankan posisi sprinter Indonesia lainnya, yakni Fatahillah yang naik pada peringkat kedua klasemen sementara jaket hijau. Dia menggeser posisi Mohd Zamri Saleh meski mengumpulkan poin sama, yakni sepuluh angkaAdapun Anuar masih memimpin di peringkat pertama dengan koleksi 13 angka.  ”Sebenarnya, tadi (kemarin, Red) bisa mendapatkan intermediate sprint pertama.  Tapi, karena salah membaca tanda-tanda yang diberikan panitia, saya sudah menggenjot untuk sprintTernyata, tanda itu menunjukkan 2 km menuju sprint,” papar Fatahillah. 

Dengan posisi saat ini, Fatahillah memang menjadi tumpuan tim Indonesia untuk merebut jaket hijau dari Anuar. Catatan prestasi Fatahillah cukup baik pada TdI 2006Dialah yang memegang jaket apresiasi pembalap sprinter terbaik sekaligus menjuarai etape VII TdI dua tahun lalu ituDia bertekad mengulang hasil memuaskan tersebut”Kondisi saya sudah membaik. Saatnya mengejar ketertinggalan,” tegas pembalap asal Makassar itu. Fatahillah tidak mau merisaukan cedera punggung dan lecet tangan kanan yang dituainya pada etape IV.

Pada kategori nasional, Projo Waseso menjadi yang terbaik. Sayang, dia hanya finis di urutan keempat secara umum. Namun, hasil tersebut belum membantunya menggantikan posisi Endra Wijaya sebagai pemegang jaket merah putih. Bahkan, hasil itu belum bisa memancing Projo menuju peringkat ketiga.Hingga kemarin, klasemen sementara tim maupun individu tak mengalami banyak perubahanTabriz Petrochemical Cycling Team masih memimpin dan Mizbani Ghader Iranagh tetap menjadi pemegang jaket kuning sebagai pembalap terbaik. (vem/diq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Huntelaar Segera Bergabung dengan Real Madrid


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler