Jika Jadi Cawapres, Erick Thohir Diyakini Bakal Perkuat Basis Prabowo di Luar Jawa

Senin, 25 September 2023 – 19:07 WIB
Prabowo Subianto (kanan) bersama Erick Thohir. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Bursa calon pendamping Prabowo Subianto di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, makin mengerucut. 

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Menteri BUMN, Erick Thohir dinilai memiliki peluang yang sama sebagai bakal Calon Wakil Presiden (bacawapres) Prabowo.

BACA JUGA: Dekat dengan Jokowi, Erick Thohir Didorong jadi Cawapres Pendamping Prabowo

Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara menilai peluang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2024, sama besar. 

Menurut dia, keduanya memiliki pengalaman di bidang ekonomi, popularitas, dan elektabilitas.

BACA JUGA: Prabowo -Erick Thohir Saling Melengkapi untuk Membangun Indonesia

"Dari sisi elektabilitas, jika calon wakil presiden (cawapres) tak bisa meningkatkan suara, minimal tidak menurunkan. Sosok Erick Thohir berpotensi meningkatkan elektabilitas, jika berpasangan dengan Prabowo," kata Igor kepada wartawan, Senin (25/9). 

Dia menjelaskan Partai Golkar mempunyai mesin yang kuat, tetapi basis massanya memiliki banyak irisan dengan Prabowo terutama di luar Pulau Jawa.

BACA JUGA: Berkinerja Bagus di BUMN, Erick Thohir Meraih Elektabilitas Tinggi sebagai Cawapres

 "Dari sisi ini, kalau Prabowo berpasangan dengan Airlangga, kurang menjanjikan," lanjutnya. 

Sebaliknya, kata Igor, jika menggandeng Erick, ada potensi bagi Prabowo untuk memperluas pengaruh ke wilayah yang selama ini bukan basisnya.

"Artinya, jika Prabowo menggandeng tokoh populer seperti Erick sebagai cawapres, jauh lebih pas dan menjanjikan. Sebab, latar belakang dan basis massa yang berbeda. Mereka bisa saling melengkapi," tuturnya. 

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai Erick Tohir memiliki prospek besar mendampingi Prabowo, setelah hengkangnya PKB dari koalisi.

Namun, perjodohan Prabowo dengan Erick terkendala oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

"Sebagai bagian dari Koalisi Indonesia Maju, wajar jika Ketua Umum Partai Golkar meminta posisi Cawapres. Ini hambatan terbesar perjodohan Prabowo-Erick," kata Umam.

Dia menilai posisi bacawapres hendaknya tidak hanya memiliki elektabilitas, logistik, dan kekuatan jaringan partai, tetapi harus terbebas dari aspek kerentanan.

"Artinya, bawapres harus clear, tidak memiliki catatan etik dan potensi kasus hukum. Selain menjadi titik lemah, aspek kerentanan akan memberikan lawan 'amunisi' untuk melakukan serangan," tegasnya.

Senada, Politisi Senior Partai Golkar, Ridwan Hisjam menilai Prabowo lebih cocok berpasangan dengan Erick di Pilpres 2024 nanti. 

Menurut dia, kehadiran Erick akan memperkuat soliditas dan konsolidasi dalam Koalisi Indonesia Maju, karena bukan kader partai politik.

"Di Koalisi Prabowo banyak ketua umum yang berpotensi jadi Cawapres. Selain Airlangga, ada Zulkifli Hasan (PAN), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), dan Yusril Ihza Mahendra (PBB). Makanya, Prabowo harus mencari calon nonparpol, agar tidak terjadi tarik menarik kepentingan," jelas Ridwan.

Menurutnya, penunjukan Airlangga sebagai bacawapres Prabowo juga berpotensi melahirkan persoalan hukum. 

Sebab, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar telah memutuskan Airlangga sebagai bakal Capres di Pilpres 2024.

Dia lantas mendorong Golkar mengadakan Munas Luar Biasa untuk mencabut keputusan partai soal penetapan Airlangga sebagai capres. 

"Ini akan menjadi persoalan hukum, jika Prabowo memilih Airlangga sebagai Cawapres. Pasangan Prabowo-Airlangga bisa ditarik ke ranah hukum, karena melawan keputusan Munas Partai Golkar," pungkas Ridwan. (mcr8/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sukses Menggencarkan Program Prorakyat, Erick Thohir Layak Diusung jadi Cawapres


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler