Jika Kontraknya 5 Tahun, Pemprov DKI Sebaiknya Cari Lokasi Formula E yang Tidak Bongkar Pasang

Selasa, 11 Februari 2020 – 20:22 WIB
Balap Formula E. Foto: FIA

jpnn.com, JAKARTA - Pemprov DKI sebaiknya mulai mengkaji lokasi alternatif untuk sirkuit Formula E. Pasalnya, meski Komisi Pengarah Medan Merdeka memberikan izin, tetapi persyaratan yang harus dipenuhi cukup barat.

Hal itu disampaikan pengamat tata kota Yayat Supriatna karena melihat Pemprov DKI terkesan memaksakan ajang balap mobil itu digelar di Monas.

BACA JUGA: Ketua Komisi D DPRD DKI: Formula E Hambur-hamburin Duit dan Tak Faedah

“Saya menyarankan panitia pelaksana membuat beberapa desain lokasi alternatif. Mulai dari Ancol, Kemayoran, Sudirman, Gelora Bung Karno, atau bahkan jika sangat terpaksa desain di Kawasan Medan Merdeka. Sehingga alternatif dengan resiko terkecil akan menjadi pilihan utama,” ujar Yayat, Selasa (11/2).

Yayat mengatakan, sebenarnya cukup banyak risiko dan pertimbangan jika harus menggunakan kawasan Monas. Karena itu, dia tidak habis pikir melihat kengototan Pemprov DKI.

BACA JUGA: Ketika PDIP dan PSI Satu Suara Menolak Formula E Kebanggaan Anies Baswedan

“Jika pilihannya harus Monas, sebenarnya dasar pertimbangannya apa? Apakah sekadar ikon Indonesia atau Jakarta? Atau apakah pilihan ini rasional jika kita ingin menyelenggarakan suatu event yang sebenarnya lebih mengarah pada pesan olahraga dan ramah lingkungan?” lanjutnya.

“Apalagi kalau kontraknya ternyata memang lima tahun. Maka ada baiknya cari lokasi yang tepat. Tidak bongkar pasang jalanan untuk jadi sirkuit akan lebih baik. Kalau lokasinya di Medan Merdeka sudah pasti harus bongkar pasang karena itu cagar budaya,” jelas Yayat.

BACA JUGA: Anak Buah Anies Baswedan Tidak Mempermasalahkan Track Formula E Pindah ke GBK

Lebih jauh Yayat menilai bahwa sebenarnya Jakarta memiliki lokasi yang terbaik untuk formula E. Lokasi itu adalah Kemayoran yang memiliki jalur eks landasan pacu di jalan Benyamin Sueb.

Selain kawasannya sangat memadai, fasilitas-fasilitas penunjang juga lengkap, termasuk untuk penginapan para pembalap berserta ofisial.

“Lokasi kemayoran itu sangat ideal dan lengkap. Bahkan sekaligus memiliki tempat pameran mobil jika ada pameran mobil listrik. Tempat parkirnya luas, tempat podium yg memadai, lokasi yang aman, dan tidak mengganggu kegiatan ekonomi dan pemerintahan. Untuk kenyamanan juga tersedia hutan kota, lapangan golf, bahkan apartemen eks Asian Games yang bisa dimanfaatkan,” beber dia. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler