Jokowi Akan Menindaklanjuti Keluhan Gubernur Maluku Soal APBD

Selasa, 29 Oktober 2019 – 15:56 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan warga di Posko Pengungsi korban gempa Maluku, di Universitas Darussalam, Maluku Tengah, Selasa (29/10). Foto: Setpres RI

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menindaklanjuti keluhan Gubernur Maluku Murad Ismail soal kecilnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di wilayah tersebut.

Aspirasi ini diterima oleh Jokowi saat bertemu dengan para kepala daerah di Maluku, Senin (28/10) malam. Selain Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, hadir pula tujuh bupati dan satu wali kota se-Maluku.

BACA JUGA: Konon Ini Syarat dari Amien Rais untuk Restui Prabowo Jadi Pembantu Jokowi

Dalam pertemuan tersebut, Kepala negara mendapatkan laporan terkait penanganan bencana gempa yang melanda wilayah Maluku pada 26 September 2019 lalu. Selain itu, para kepala daerah juga mengeluhkan terkait minimnya APBD Provinsi Maluku.

“Ya tadi malam saya dengan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, seluruh bupati dan wali kota sudah rapat terbatas. Tadi malam jam sembilan malam sampai jam sepuluhan. Yang disampaikan juga sama seperti yang tadi bapak sampaikan. Intinya bahwa APBD provinsi ini memang sangat kurang,” kata Jokowi saat berdialog dengan warga di posko pengungsi gempa Maluku, di Universitas Darussalam, Selasa (29/10).

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Kalau Allah Berkehendak, Kita Harus Menerima dan Siap

Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, Jokowi berjanji akan segera menghubungi Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurutnya, meskipun dirinya sebagai Presiden memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan soal fiskal, tetapi pemegang uang negara adalah Menteri Keuangan.

"Jadi uangnya yang megang Menteri Keuangan, tetapi kebijakannya yang memutuskan Presiden," tukas suami Iriana itu.

Presiden Jokowi mengaku bahwa aspirasi serupa sering dia dengar setiap bertemu dengan kepala daerah. Dia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, sehingga APBN juga memiliki keterbatasan.

"Memang APBN kita juga ada keterbatasan. Tetapi usulan yang tadi disampaikan nanti siang akan saya telepon langsung kepada Menteri Keuangan untuk bisa memberikan perhatian yang lebih kepada Provinsi Maluku," jelasnya.

Keluhan lainnya yang disampaikan kepada Presiden Jokowi yaitu terkait infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Presiden mengakui bahwa keluhan tersebut datang dari Indonesia bagian timur. Menurutnya, ketimpangan antarwilayah di Indonesia masih harus diperbaiki.

"Tetapi sekali lagi, dengan keterbatasan APBN yang ada, nanti akan saya utak-atik sesuai dengan tadi yang diusulkan. Insyaallah akan segera kita tindak lanjuti," tandas mantan gubernur DKI Jakarta itu.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler