Jokowi Anggap Pungli KJP Masalah Kecil

Selasa, 01 April 2014 – 11:06 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui adanya oknum yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pemakai Kartu Jakarta Pintar (KJP). Namun, pria yang akrab disapa Jokowi ini seakan menganggapnya sebagai masalah sepele.

Jokowi mengatakan, praktek pungli tersebut dilakukan oleh segelintir oknum dan skalanya juga kecil-kecilan. Menurutnya, jumlah pengguna yang terkena pungli hanya sebagian kecil dari total pengguna KJP yang mencapai ratusan ribu.

BACA JUGA: Istri Ahok Galang Dana untuk Pusat Perawatan Kanker

"Kamu lihat 381 ribu ada yang satu dua kayak gitu gimana sih. Yang paling penting kita perbaiki," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/4).

Meski begitu, ia berjanji akan segera mengambil tindakan. Saat ini, lanjutnya, jajaran di Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tengah mengumpulkan data di lapangan terkait praktek tersebut.

BACA JUGA: Hotel Penuh, Tempat Wisata Membeludak

"Meski punglinya kecil-kecil tapi tetap nggak boleh juga. Cuma 50 ribu, bukan minta tapi nyindir-nyidir. Tapi itu sama pungli juga," ujar Jokowi.

Seperti diberitakan, ICW menemukan sejumlah masalah dalam program KJP. Riset ICW menemukan potongan sebesar Rp 50 ribu-Rp 100 ribu pada penerima program KJP. Sebanyak 19,4 persen penerima KJP atau hampir setengah triliun dana KJP tidak tepat sasaran. (dil/jpnn)

BACA JUGA: Liburan Nyepi, Hotel Penuh, Tempat Wisata Membeludak

BACA ARTIKEL LAINNYA... Monas Semrawut saat Liburan Nyepi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler