Jokowi Minta Vaksinasi Para Pelajar Dipercepat, Kepala BIN Bergerak di Lapangan

Rabu, 14 Juli 2021 – 13:38 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk mempercepat vaksinasi untuk kelompok pelajar SMP dan SMA. Dengan begitu, dia berharap tercipta kekebalan komunal sebagai upaya terbebas dari pandemi Covid-19.

"Kami ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat sehingga bisa tercapai kekebalan komunal dan kita bisa terhindar dari Covid-19,” ucap dia saat meninjau kegiatan vaksinasi untuk pelajar dan vaksinasi dari rumah ke rumah melalui konferensi video pada Rabu (14/7).

BACA JUGA: Di Sini Banyak Copet Berkeliaran, Hati-hati

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengapresiasi kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan kepada 15 ribu pelajar SMP dan 15 ribu pelajar SMA di 14 provinsi, yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, dan Bali.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan vaksinasi pada pagi hari ini untuk anak-anakku semuanya baik yang di SMP maupun di SMA,” ujarnya.

BACA JUGA: Persija Bakal Punya Stadion Seperti Real Madrid, Megah

Di samping itu, presiden juga mengingatkan kepada siswa, para guru, dan pegawai sekolah harus mengikuti kegiatan vaksinasi agar terhindar dari Covid-19.

“Saya hanya ingin menyampaikan agar setelah anak-anak semuanya divaksinasi juga tolong dicek agar guru, petugas-petugas sekolah jangan sampai ada yang terlewat vaksinasinya," kata dia.

Bekas gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan para siswa tetap dapat menerapkan protokol kesehatan apabila kegiatan belajar di sekolah sudah dapat dilakukan secara tatap muka.

“Jaga jarak dengan teman, jangan berkerumun. Kita harus mulai disiplin semuanya anak-anakku karena pandemi ini belum berakhir,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dalam laporannya menyebut bahwa pihaknya memberikan perhatian serius kepada program vaksinasi untuk para pelajar.

Bekas Wakapolri itu meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP Negeri 103 Jakarta bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Badan Intelijen Negara sangat memberikan perhatian yang serius pada vaksinasi Covid-19, khusus untuk anak-anak usia 12 hingga 18 tahun, terutama pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung bangsa dan negara Republik Indonesia ke depan," ujar dia. (tan/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler