Jokowi Presiden Lagi, Menperin Yakin Indonesia Tetap Dilirik Investor Asing

Kamis, 30 Mei 2019 – 22:17 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Foto dok humas

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebut Pemilu 2019 di Indonesia berjalan dengan damai. Keberhasilan pemilu damai ini tak lepas dari keharmonisan antara isu politik dan agama.

"Pemilu telah selesai dilakukan di Indonesia dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun, sekaligus bukti bahwa politik dan agama bisa berjalan seiring dengan baik, tak ada masalah," ujar Airlangga dalam siaran pers, Kamis (30/5).

BACA JUGA: Ketum Golkar Diminta Jangan Panik, Azis Samual: Turuti Saja Permintaan Percepat Munas

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga ketika berbicara dalam Forum Masa Depan Asia, Tokyo, Jepang. Pada Forum Masa Depan Asia ini, semula diagendakan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diundang pihak Nikkei sebagai pembicara, namun JK berhalangan hadir dan digantikan dengan Airlangga.

Dalam forum itu, seorang warga Jepang menanyakan soal keungguan Presiden Joko Widodo sekitar 55 persen, apakah tidak bermasalah dengan jalannya pemerintahan Jokowi mendatang.

BACA JUGA: Rayakan Ultah ARJ, Foreder Santuni 1.500 Anak Yatim dan Duafa

"Kemenangan Jokowi 55 persen berarti yang 44 persen kemungkinan akan menentang dan menyulitkan pemerintahan mendatang. Apakah ini tidak ada masalah bagi Indonesia nantinya terutama bagi investor asing?" tanya warga Jepang tersebut.

Menteri Airlangga pun menanggapi tak ada masalah dengan hasil pemilu. Dia juga yakin investor asing tetap minat menanamkan modal di Indonesia.

BACA JUGA: Jusuf Kalla Orang yang Paling Tepat jadi Mediator Jokowi - Prabowo

"Pemilu telah selesai maka warga Indonesia semua bersatu kembali membangun bangsa bersama-sama. Bahkan dukungan kepada Presiden Jokowi dari partai politik dan parlemen sekitar 60 persen nantinya akan semakin kuat lagi karena tampaknya sekitar 20 persen tambahan dari anggota parlemen lain ya sudah bersiap untuk mendukung pula pemerintahan Jokowi di masa depan,” beber Airlangga,

Airlangga menambahkan, keberadaan Indonesia kini semakin menekankan manufaktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

"Manufaktur untuk mengekspor produk lebih banyak lagi dari Indonesia ke berbagai negara seperti mobil ke Vietnam atau ke Thailand dan sebagainya," kata Airlangga. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantah Makar, Kivlan Zen: Kalau Dinyatakan Bersalah, Saya akan Terima


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler