Jumain Appe: Saya Dikabari, Pak Habibie Melemah Jam 3 Sore

Rabu, 11 September 2019 – 19:44 WIB
Presiden ketiga RI BJ Habibie menjawab pertanyaan wartawan di Restoran Nagosaya Turi Beach Resort, Jumat (28/4). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) Jumain Appe mengungkapkan kesedihannya atas kabar duka Presiden ke-3 RI BJ Habibie meninggal dunia.

Habibie meninggal sekitar pukul 18.10 menit di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (11/9).

BACA JUGA: Jokowi Titip Harapan Besar Buat Keluarga BJ Habibie

Menurut Jumain, dia mendapat telepon dari sekretaris Habibie yang mengabarkan kalau kondisi bapak teknologi tersebut melemah.

Begitu dapat informasi tersebut, Jumain bersama kawan-kawannya yang eks anak buah Habibie semasa menjadi menristek, langsung bertolak ke rumah sakit.

BACA JUGA: BJ Habibie Meninggal, Grup WhatsApp Ramai, Hitungan Menit Masuk Semua

"Sampai di rumah sakit, kami sudah tidak dibolehkan masuk. Namun, saat dapat kabar bapak kondisinya melemah, sudah ada perasaan enggak enak. Dan, ternyata benar bapak sudah pergi," terang Jumain.

Bagi Jumain, Habibie adalah tokoh bangsa yang belum ada tandingannya. Visi misi besarnya adalah Indonesia makmur karena teknologi. Dedikasinya ditunjukkan lewat karyanya menciptakan pesawat.

BACA JUGA: Tiga Pesan BJ Habibie Masih Terngiang di Telinga Aji Santoso

"Teknologi Indonesia bisa maju karena sumbangan pikiran Pak Habibie. Dunia riset dan teknologi kini kehilangan bapaknya," tandasnya. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler