Juragan Barang Bekas di Sidoarjo Ditembak OTK, Polisi Langsung Bergerak

Selasa, 28 Juni 2022 – 19:13 WIB
Ilustrasi penembakan. Foto: Antara

jpnn.com, SURABAYA - Seorang juragan barang bekas bernama Sabar ditembak orang tak dikenal (OTK) di Jembatan Layangan Larangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (27/6) malam. Korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit. 

Saat ini, tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur mem-backup Polresta Sidoarjo untuk melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus penembakan oleh OTK terhadap seorang juragan barang bekas tersebut. 

BACA JUGA: Ridwan Target Utama Penembakan, Temannya Juga Didor

"Polda melakukan backup terhadap Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan kasus ini," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (28/6). 

Terkait bagaimana perkembangan penyelidikan itu, Kombes Dirmanto masih belum bersedia menjelaskan terperinci. Sebab, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. "Mohon doanya, semoga segera terungkap," ungkapnya.

BACA JUGA: Motif Penembakan yang Menewaskan 2 Petani di Aceh Besar Terungkap, Ini Pemicunya

Diberitakan, seorang juragan barang bekas bernama Sabar tergeletak di bawah Jembatan Layang Pasar Larangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/6) malam.

Warga Kecamatan Candi itu terluka setelah diduga ditembak dua OTK yang mengendarai sepeda motor. Korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: 3 Penembakan Massal Lagi dalam Sehari, Kapan Amerika Akan Belajar?

Informasi diperoleh menyebutkan bahwa peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Warga sekitar lokasi kejadian bernama Prayit (62) menuturkan korban berasal dari Kecamatan Candi, Sidoarjo, yang di Larangan menjadi pengumpul barang bekas dan disimpan di suatu tempat.

Saat kejadian, dia mendengar letusan seperti suara tembakan sebanyak dua kali. "Saya kira suara petasan," ucapnya.

Tak lama kemudian, terdengar suara teriakan meminta tolong sehingga warga pun keluar dan mendekat ke lokasi.

Saat itulah warga melihat korban tergeletak. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga menggunakan mobil.

Menurut Prayit, terdapat dua luka tembakan di tubuh korban. 

Petugas kepolisian setempat tiba di lokasi dan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini polisi masih memburu pelaku dan memintai keterangan terhadap saksi-saksi, termasuk mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler