jpnn.com, JAKARTA - Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk, Padwestiana Kristanti mengungkapkan jurus agar perusahaan tetap relevan dengan kondisi pasar di berbagai era.
Berkaca pada metode Unilever, Esti menyatakan pihaknya memanfaatkan data yang efektif sebagai strategi utama dalam menghadapi perubahan tren dan kebutuhan konsumen.
BACA JUGA: PTPN IV PalmCo & Unilever Berkolaborasi Perkuat Integrasi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan
“Data yang paling penting, paling relevan, di sini adalah data perilaku konsumen, apa yang jadi kebutuhan konsumen, dan juga tren apa yang sedang ada di dalam market,” kata Esti saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/2).
Esti juga menjelaskan perusahaan naungannya menerapkan sejumlah metode guna membaca tren dan perilaku pasar.
BACA JUGA: Unilever Sebut Inklusi, Kesetaraan, dan Keragaman Kunci Bisnis Berkelanjutan
Salah satunya melalui external survey, dengan menghimpun data dari market research.
Selain itu, mengumpulkan data social listening, di mana perusahaan mendengarkan konsumen.
“Kemudian, bisa juga dari FGD (focus group discussion), market visit, kemudian dengan talk to the community, itu bagaimana bisa mendapatkan data," tuturnya.
Terlebih dari itu, interprestasi yang tepat pada sebuah data juga menjadi nilai yang tak kalah penting.
Esti menyebutkan data yang dihimpun perlu ditafsirkan untuk dijadikan acuan bagi perusahaan dalam mengambil langkah bisnis.
Kendati termasuk perusahaan raksasa, Unilever tetap menghadapi tantangan besar dalam mengelola data agar tetap akurat, efisien dan bermanfaat.
Esti menjelakan penting untuk memastikan data yang dihimpun terstandarisasi secara berkualitas dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan dalam penyajiannya
“Jadi, dalam menggunakan data yang paling penting adalah bagaimana kita menerjemahkan data yang kita miliki menjadi insight yang berguna," ujarnya.
Salah satu yang berhasil diterapkan menggunakan strategi tersebut yakni peluncurkan produk kecantikan Vaseline Gluta-Hya Serum.
Esti menjelaskan Unilever menyimak perilaku konsumen yang tengah gandrung dengan produk berbasis serum.
Peluncuran produk yang sesuai dengan tren dan kebutuhan konsumen akan membantu sebuah perusahaan untuk tetap relevan di pasar.
“Itu juga yang menjadi salah satu acuan kita dalam bagaimana kita meluncurkan produk kita, karena kita juga harus relevan in the market, produk kita bisa dibeli oleh masyarakat dari semua segmen," tutur Esti. (mcr31/jpnn)
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah