Kabar Terbaru dari Kapolda Papua Soal Kasus Pembunuhan Aktivis Michelle Kurisi

Selasa, 05 September 2023 – 21:44 WIB
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. Foto: ANTARA/Evarukdijati

jpnn.com, JAYAPURA - Polda Papua masih terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya aktivis kemanusiaan Michelle Kurisi Doga.

"Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan," kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, Selasa.

BACA JUGA: Bamsoet Kutuk Keras Pembunuhan Aktivis Michelle Kurisi Doga oleh KKB Papua

Dia mengatakan kasus tersebut sedang didalami, apakah penyebab terjadinya kasus kekerasan yang menewaskan korban seorang perempuan itu.

Selain itu, kata dia, pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku pembunuhan tersebut karena masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA: Ridwan Rumasukun Gantikan Lukas Enembe Pimpin Papua

"Harus ada pembuktian terkait pelaku penganiayaan hingga menewaskan korban, " ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Polda Papua Kombes Arif Bastari mengatakan pihaknya sudah menerima hasil otopsi terhadap korban yang dilaksanakan di RS Bhayangkara, Jayapura, Jumat (1/9).

BACA JUGA: Respons Polda Papua soal Tewasnya Aktivis Sosial di Wamena

Dari hasil autopsi itu, kata dia, terungkap korban Michele Kurisi Doga meninggal akibat luka kena benda tajam di beberapa bagian tubuhnya.

"Tidak ada luka tembak, di tubuh korban terdapat luka tusukan benda tajam di bagian dahi, dada dan punggung dan diduga akibat luka-luka tersebut korban kehabisan darah dan meninggal," ujar Arif Bastari.

Sebelumnya jenazah Michelle Kurisi Doga ditemukan Kamis (31/8) di Kampung Koluwok, Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jayapura, Papua Pegunungan, dan jenazah korban dimakamkan Sabtu (2/9) di Jayapura.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler