Kami Mau Kalimantan Seperti Pulau Jawa

Rabu, 29 Maret 2017 – 16:02 WIB
Wakil Ketua MPR, Mahyudin. Foto: Humas MPR

jpnn.com, PACITAN - Wakil Ketua MPR, Mahyudin menghadiri acara sosialisasi empat pilar MPR RI bersama Comunnity Learning center "Dboecah's" di pendopo Bupati Pacitan, Jawa Timur, Rabu (29/3).

Dalam acara itu, Mahyudin bercerita tentang pengalamannya saat memaparkan sosialisasi empat pilar MPR RI di daerah asalnya Kalimantan Timur.

BACA JUGA: MPR Dorong Mahasiswa Kawal dan Pertahankan NKRI

Muhyidin mengatakan, masyarakat yang mengikuti agenda sosialisasi itu meminta dirinya untuk berpanjang lebar menjelaskan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Masyarakat Kalimantan Timur menginginkan disparitas alias perbedaan antara Kalimantan dan pulau Jawa terselesaikan.

BACA JUGA: Bicara dengan Zumi Zola, Zulkifli Lontaran Gurauan

"Pengalaman saya waktu sosialisasi empat pilar di Kalimantan cukup unik. Masyarakat disana bicara ke saya nggak usah bicara terlalu banyak Pak. Kami minta jalanan mulus saja semuanya, minta listrik nyala jangan mati-mati. Kami mau diperlakukan seperti masyarakat di Pulau Jawa," cerita Mahyudin.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan kesenjangan antarwilayah di Indonesia berpotensi memecah keutuhan NKRI.

BACA JUGA: Pesan Zulkifli Untuk Kader Angkatan Muda Siliwangi

Namun, Mahyudin mengapresiasi konsep nawa cita presiden Joko Widodo yang mampu mengatasi potensi perpecahan tersebut.

"Alhamdulillah presiden kita punya nawa cita. Konsep ini jelas bahwa beliau berkomitmen untuk mulai membangun dari pinggiran atau terluar khusunya di luar pulau jawa. Beliau ingin semua masyarakat merasakan pembangunan yang setara. Ini yang perlu diselesaikan, kalau dari Sabang sampai Merauke sajahtera Insya Allah tidak ada yang mau keluar dari NKRI," ungkapnya.

Mahyudin menilai potensi perpecahan NKRI adalah hal yang patut diwaspadai.

Sebab jika kesenjangan masyarakat masih terjadi maka ancaman tersebut menjadi nyata untuk NKRI.

"Tidak ada jaminan NKRI ini akan bertahan kalau kesenjangan masyarakat masih terjadi. Kita harus tetap menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI dengan mengurangi kesenjangan di seluruh daerah. Untuk menyatukan itu tidak ada cara lain selain mendalami idelogi bangsa kita ini yaitu Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, " tegasnya.

Dalam acara sosialisai empat pilar MPR RI itu turut hadir pula Bupati Pacitan Drs. Indartato dan Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Joko Suryono. (mg5/JPNN)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harus Ingat Sumpah, Membela yang Lemah


Redaktur & Reporter : Fandi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Warta MPR  

Terpopuler