Kantor Gubernur Sulsel Bersolek, Toilet Dianggarkan Rp 500 Juta

Senin, 22 Desember 2014 – 11:32 WIB
Kantor Gubernur Sulsel Bersolek, Toilet Dianggarkan Rp 500 Juta

jpnn.com - MAKASSAR -- Kantor Gubernur Sulsel sedang bersolek. Taman dan toilet saat ini terus dipoles agar tampak lebih elok. Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk dua pengerjaan tersebut mencapai Rp 500 juta atau setengah miliar rupiah.

Khusus untuk bangunan toilet yang letaknya tak jauh dari ruang kerja gubernur, pondasi dan rangka bangunannya sudah terlihat. Toilet tersebut disiapkan dua lantai.
    
Pada tahap pertama ini, bangunan tersebut dianggarkan sebesar Rp199 juta. Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Andi Bakti Haruni mengatakan, pada APBD Pokok 2015 masih ada tambahan anggaran untuk toilet tersebut. "Itu baru tahap pertama. Kita masih anggarkan pada APBD Pokok tahun depan. Saya tidak ingat jelasnya, tetapi lebih dari Rp300 juta," beber Bakti kepada FAJAR (Grup JPNN.com).
    
Ia pun menampik jika bangunan ini hanya sekadar menghabiskan anggaran akhir tahun. Katanya, toilet tersebut sudah lama direncanakan, menyusul makin besarnya ruang rapat pimpinan sehingga toilet kecil yang ada dirasa tidak sanggup lagi melayani kebutuhan peserta rapat. "Kita ini kan terus berpikir agar pelayanan makin bagus. Makanya sedikit demi sedikit, kita berusaha penuhi kebutuhan utamanya toilet yang refresentatif," jelasnya.
    
Sementara itu, khusus taman di depan ruang perpustakaan di pusat pemerintahan tersebut, anggaran perbaikannya juga hampir mencapai Rp200 juta. Taman tak begitu luas tersebut semua dipaving block. Pohon-pohon pun dibuatkan pot besar yang bisa digunakan untuk duduk.
    
Taman ini pun dinilai tidak sesuai kebutuhan. Pasalnya, di tempat tersebut jarang pegawai yang mau duduk sambil baca buku. Pegawai kebanyakan duduk di kantin, saat istirahat kerja.
    
Anggapan ini ditampik Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sulsel, Andi Arwin Azis. Menurutnya, taman tersebut tak hanya diperuntukan bagi pegawai, melainkan masyarakat umum yang berkunjung ke perpustakaan.
    
"Demi makin nyamannya masyarakat yang berkunjung ke perpustakaan. Mereka bisa ambil buku di dalam perpustakaan, kemudian duduk di taman sambil baca buku kan enak," kata Arwin di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. (iad/asw)

BACA JUGA: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Lapas Nusakambangan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota Kodim Nyaris Tewas Ditebas Oknum Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler