Kapal Tenggelam di Perairan Paser, 4 Penumpang Belum Ditemukan

Selasa, 08 Maret 2022 – 11:30 WIB
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Basarnas Kaltim masih berupaya melakukan pencarian terhadap empat penumpang yang dikabarkan hilang bersamaan tenggelamnya kapal Cumawis 110 di perairan Paser, Kaltim. Foto : Basarnas Kaltim.

jpnn.com, PASER - Sebuah kapal kayu berpenumpang tujuh orang dikabarkan tenggelam di perairan Grogot, Paser, Kalimantan Timur.

Tiga orang selamat dalam insiden tersebut. Sementara 4 orang lainnya masih dalam upaya pencarian Tim SAR.

BACA JUGA: Cerita Penumpang Kapal Tenggelam: Terapung 11 Jam di Laut, Selamat Berkat Benda Ini

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Basarnas Kaltim Melkianus Kotta, membenarkan informasi tenggelamnya kapal bernama lambung Cumawis 110 tersebut. 

Menurutnya, informasi itu baru diketahui jajarannya setelah menerima laporan masyarakat, bahwa kapal kayu Cumawis 110 tenggelam di perairan laut Teluk Adang, Kecamatan Grogot, Paser pada Minggu (6/3) kemarin.

BACA JUGA: Widodo Sempat Berteriak Minta Tolong Sebelum Hilang Tenggelam di Danau Toba

Dari hasil penelusuran Tim SAR, diketahui kalau kapal yang membawa 7 orang tersebut tenyata sudah tenggelam pada Selasa (1/3) lalu, sekitar pukul 20.00 WITA. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak besar.

Namun, insiden tenggelamnya kapal itu baru diketahui dan dilaporkan ke Tim SAR, selang enam hari dari terjadinya kecelakaan.

BACA JUGA: Iseng Bercanda, Remaja di Samarinda Hilang Tenggelam di Sungai Mahakam

Setelah menerima laporan itu, Tim Basarnas Kaltim bergerak melakukan upaya penyelamatan dan pencarian terhadap korban kapal tenggelam.

"Kami baru menerima informasi tenggelamnya kapal dari Pak Iwan BPBD Paser (Minggu) kemarin. Ketika kami telusuri ternyata kecelakaan sudah terjadi dari tanggal 1 Maret lalu. Saat Ini tim sudah kami terjunkan untuk melakukan pencarian," ungkapnya dikonfirmasi JPNN.com, Senin (7/3) sore. 

Melki mengatakan keterangan yang diterima pihaknya dari korban selamat. Diketahui kalau kapal yang tenggelam itu berasal dari Balikpapan. Kapal disewa untuk berlayar ke Kecamatan Grogot, Paser. 

Kapal berbahan kayu tersebut mengangkut sebanyak tujuh orang. Di antaranya bernama Bambang, Kiki, Ahmad, Arya Ananda Agus Saputra, Abdullah, Amir, dan Andul.

Kapal tenggelam ketika baru memasuki kawasan perairan Grogot, tepatnya di Teluk Adang. 

Saat itu sedang terjadi badai. Kapal yang dihantam ombak besar akhirnya tenggelam sekitar pukul 20.00 WITA. 

"Sebanyak tujuh penumpang tersebut sempat terombang ambing di lautan. Kondisinya gelap karena malam hari. Kemudian ada kapal yang kebetulan melintas, mereka selamatkan tiga orang. Sementara empat orang lainnya sudah tidak ditemukan," terang Melki.

Melki mengatakan tiga korban yang selamat tersebut bernama Abdullah, Amir dan Andul.

Seluruhnya kini sudah berada di Apartemen Malibu, Balikpapan. Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian terhadap empat orang lainnya. 

"Informasi terakhir jajaran masih melakukan pencarian terhadap empat orang yang masih belum ditemukan itu di lokasi kejadian. Empat orang itu bernama Arya Ananda Agus Saputra, Bambang, Kiki dan Ahmad," pungkasnya. (mcr14/jpnn)


Redaktur : Natalia
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler