Karang Taruna, Perilaku Enterpreneurship, dan Generasi Muda

Sabtu, 24 April 2021 – 15:10 WIB
Kemensos berkontribusi dalam menumbuhkan perilaku-perilaku enterpreneurship di kalangan generasi muda, salah satunya oleh Karang Taruna. Foto: Kemensos

jpnn.com, GARUT - Kementerian Sosial RI (Kemensos)terus berkontribusi dalam menumbuhkan perilaku-perilaku enterpreneurship di kalangan generasi muda, salah satunya oleh Karang Taruna.

Karang Taruna sebagai bagian dari Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) tidak hanya menjadi wadah pengembangan anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang bagi generasi muda di desa yang bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.

BACA JUGA: Kemensos Perkenalkan New DTKS

Karang Taruna bisa berperan lebih luas dengan segala jejaring, sekaligus berkolaborasi untuk mewujudkan generasi muda yang produktif dengan mengangkat potensi-potensi di daerah tersebut, salah satunya bidang pertanian.

Kemensos sebagai induk pembina Karang Taruna berperan melalui Dinas Sosial untuk memberikan pembinaan secara berkala dan bersinergi dengan berbagai kebijakan pemerintah daerah.

BACA JUGA: Kemensos Berikan Penghargaan Bagi Guru-guru Korban KKB

Kepala bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Garut Abu Yaya menyatakan pembinaan terhadap Karang Taruna baik berupa melalui bimbingan teknis (Bimtek) dan kegiatan lainnya.

“Generasi muda masuk Karang Taruna harus memiliki pengetahuan mumpuni soal Penyelenggaran Kesejahteraan Sosial, memiliki karakter dan akhlak baik, serta mandiri. Hal itu disebut sebagai Tri Sukses pembinaan generasi muda, ” ujar Abu Yaya di Garut, Jawa Barat, Sabtu (24/4)

Menurutnya, peran Karang Taruna terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman tidak hanya bidang pertanian tapi merabah ke bidang yang lainnya seperti agrowisata, usaha kopi, dan sebagainya.

“Itu menunjukkan Karang Taruna eksis di kalangan generasi muda, salah satunya yang dikembangkan Eptilu (Fresh From Farm-red), ” ungkap Abu.

Rizal Fahreza sebagai pembina Karang Taruna Fajar Sejahtera di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang dan Karang Taruna Situgede di Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug menyatakan kegiatan Karang Taruna tidak hanya berkumpulnya generasi muda tapi ada pemberdayaan dan menjadikan mereka produktif.

Karang Taruna tak sekedar kegiatan generasi muda, dengan salah satunya bidang pertanian tapi sudah berkolaborasi dengan masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta Dinas Sosial, Kemensos, serta mampu menekan laju urbanisasi, ” ungkap Rizal.

Bahkan, kata Rizal, Direktur Jenderal Pembedayaan Sosial, Kemensos, sudah mengujungi lokasi pembinaan Karang Taruna di lokasi Eptilu sebagai tempat agrowisata yang mensinergikan berbagai unsur di dalam pengelolaannya.

“Kunjungan Dirjen Pemberdaan Sosial, Pak Edi Suharto tidak hanya pengakuan terhadap kegiatan Karang Taruna tapi juga sebagai motivasi agar terus berkiprah lebih baik dalam mendorong perilaku enterpreneurship di kalangan generais muda, khususnya dalam wadah Karang Taruna, ” tegas Youth Leadership Program Agriculture (Asian Cantries) United Nation for South Coorporation and China Agriculture University, Yuan Beijing Province, China. (jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler