Kartu Prakerja Bukti Negara Hadir dan Menyediakan Peluang Kerja

Kamis, 28 Mei 2020 – 11:07 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja. Foto: prakerja.go.id

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sebastian Salang mengatakan persaingan global dan perkembangan teknologi yang kian pesat membuat Indonesia harus mampu mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Tak hanya melek teknologi, tetapi harus memiliki skill khusus dan siap bersaing dengan tenaga kerja luar negeri.

BACA JUGA: Penolak Kartu Prakerja Tak Paham Kesulitan Rakyat di Bawah

"Gagasan ini yang ada di balik program Kartu Prakerja dari Pak Jokowi. Mimpi membangun SDM yang maju, harus dilakukan secara kreatif dengan melibatkan teknologi agar semua warga negara dimanapun, memiliki peluang yang sama untuk mengakses serta terlibat dalam program peningkatan kualitas SDM ini," kata Sebastian.

Menurutnya, Kartu Prakerja merupakan bukti bahwa negara hadir dan telah menyediakan peluang bagi setiap warga negara untuk memiliki atau meningkatkan keterampilan atau keahlian sebagai bekal untuk bekerja, berusaha, dan bersaing di dunia internasional.

BACA JUGA: Kartu Prakerja Respons Tanggap dan Tepat Pemerintah di Tengah Situasi Gila

Semua jenis pelatihan untuk membekali keterampilan diri, mulai dari tingkat pemula hingga untuk peningkatan skill coba disediakan melalui Kartu Prakerja.

"Saya lihat cukup lengkap dan tersedia secara digital, siapapun bisa mengikuti pelatihan kapan dan di mana saja. Ini sangat bermanfaat terutama selama masa pandemi Covid-19 ini," kata Sebastian.

BACA JUGA: Dikabarkan Dekat dengan Amy Qanita, Sule: Tuhan Sudah Menetapkan

Dengan mengintegrasikan teknologi dalam pelaksanaan programnya, masyarakat diberikan pilihan yang efektif untuk bisa mengakses program ini dari mana saja.

"Ini juga bisa memotong rantai birokrasi yang sering kali menghambat, bertele-tele, serta menutup peluang terjadinya suap menyuap dalam mengurus dokumen," ujar Sebastian.

Soal pro dan kontra yang muncul di ruang publik terkait Kartu Prakerja, dia menilai hal tersebut wajar saja terjadi.

"Pro dan kontra dalam menilai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan merupakan hal yang lumrah. Ini justru merupakan alat kontrol kebijakan," tutur Sebastian.

Namun secara konsep dan implementasi, sambung Sebastian Kartu Prakerja ini tentu sangat bermanfaat bagi siapapun yang memiliki kesadaran untuk mempersiapkan diri di tengah persaingan yang kian berat.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler