Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Mencapai 274 Orang

Sabtu, 23 Mei 2020 – 05:20 WIB
Ilustrasi Corona. Foto: Radar Solo

jpnn.com, SAMARINDA - Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur mengalami penambahan tiga orang dan jumlah keseluruhan menjadi 274 kasus berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat, Sabtu (23/5).

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan tambahan tiga kasus baru tersebut terjadi di wilayah kota Samarinda dan kota Balikpapan.

BACA JUGA: Update Corona 23 Mei: Ada Kabar Baik dari Wisma Atlet

"Pada hari terakhir bulan Ramadhan tahun ini ada penambahan tiga kasus positif yakni dua di Samarinda dan satu lainnya di Kota Balikpapan," jelas Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian secara virtual kepada awak media di Samarinda, Sabtu.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim itu membeberkan tambahan dua kasus positif di Kota Samarinda yakni SMD 39 Laki-laki 30 tahun dan SMD 40 Wanita 30 tahun) merupakan PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Samarinda dengan hasil rapid test reaktif.

BACA JUGA: Donald Trump Akhirnya Ketahuan Menggunakan Masker

"Kasus SMD 39 memiliki keluhan demam, batuk, dan pilek dan semua kasus dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak terkonfirmasi pada hari ini," jelasnya.

Sedangkan satu kasus positif di Balikpapan yakni BPN 51 (Laki-laki 36 tahun) merupakan OTG kontak erat BPN 37 dan BPN 42 dari kluster ABK dengan rapid test reaktif.

BACA JUGA: Update Corona 23 Mei: Ada Kabar Baik dari Sulawesi Tenggara

"Kasus ini dirawat di Rumah Observasi Pemkot Balikpapan sejak 19 Mei 2020," tegasnya.

Andi juga melaporkan adanya tambahan sembilan belas kasus yang terkonfirmasi negatif yakni di Kutai Barat sebanyak 13 Kasus, Kutai Timur 5 Kasus dan Bontang 1 Kasus.

Selain itu, Andi juga menyebutkan adanya tambahan pasien sembuh sebanyak empat orang, dengan rincian tiga orang di Kota Samarinda dan satu lainnya di Kutai Timur.

"Sudah ada 105 pasien sembuh dari 274 kasus COVID-19 yang kita tangani, sebanyak 166 masih menjalani perawatan medis dan tiga orang meninggal dunia," jelasnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler