Kawasan Hutan Wisata Alam Bukit Bintang Sengaja Dibakar

Kamis, 08 Agustus 2019 – 10:57 WIB
Kebakaran terjadi di kawasan hutan wisata alam Bukit Bintang, Kampung Angsana, Desa Cibeber Dua, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu (7/8/2019) malam. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, BOGOR - Kebakaran terjadi di kawasan hutan wisata alam Bukit Bintang, Kampung Angsana, Desa Cibeber Dua, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/8) malam.

Informasi yang diperoleh, hingga kini api masih membakar kawasan hutan tersebut. Petugas Damkar sektor Leuwiliang masih terkendala menuju lokasi kejadian. Sebab, akses menuju ke lokasi kebakaran merupakan jalan setapak.

BACA JUGA: Soal Asap, Gubernur Kalsel Apresiasi Kesigapan Kementan

Dansek Damkar Sektor Leuwiliang Ade Sukmayadi mengatakan, ada beberapa lokasi yang terbakar. “Jadi kronologisnya ada beberapa titik api, tapi ada keanehan dari titik api tersebut,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Ade menjelaskan, keanehannya karena yang satu belum selesai sudah ada lagi tapi titik yang berbeda. “Kemungkinan menurut teman-teman yang di TKP, itu ada unsur kesengajaan kerena akan membuka lahan baru,” terangnya.

BACA JUGA: Arahan Tegas Presiden Jokowi Terkait Penanganan Karhutla

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Jati Makin Meluas, Jadi 20 Hektar

Sebelumnya kebakaran juga terjadi di Kampung Karang Kawitan RT 04/06, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Rabu (7/8) siang sekira pukul 13:40 Wib.

BACA JUGA: Ratusan Ikan Hias Mati, Pedagang Minta PLN Beri Kompensasi

Beruntung, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor cepat datang ke lokasi untuk memadamkan api sehingga tidak merambat ke pemukiman warga.

Menurut informasi, kebakaran ini terjadi di kebun bambu dekat permukiman warga. Kebakaran ini bersumber dari pembakaran sampah di sekitar pohon bambu yang kering. Akibat angin kencang, api menyambar dedaunan pohon kering. Alhasil sejumlah pohon bambu pun hangus terbakar. (cr1/c)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KLHK: Satu Kali Lalai, 150 Hektare Lahan Bisa Terbakar Selama Sehari


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler