Kecelakaan Beruntun karena Rem Blong

Kamis, 11 Oktober 2018 – 18:57 WIB
Salah satu truk yang terlibat kecelakaan beruntun. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SIDOARJO - Tiga dump truck, container, dan sedan terlibat kecelakaan di perempatan Jalan Raya Ahmad Yani, Desa Sruni, Gedangan, kemarin (10/10). Tidak ada korban jiwa dalam laka karambol tersebut.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00. Menurut Kusnadi, salah seorang warga, beberapa kendaraan sedang berhenti karena lampu merah. Kemudian, ada truk kontainer yang melaju di jalur sama. Namun, laju truk kontainer yang dikendarai Albert Ardhiansyah itu tidak melambat. Hingga akhirnya menabrak dump truck yang dikendarai Sugeng Wijaya. Ditabrak dari belakang, truk bernopol N 9612 UV itu otomatis menabrak dump truck lain di depannya. "Suara tabrakannya terdengar keras,'' katanya. "Bagian depan truk kontainer dan dump truck rusak parah," lanjutnya.

BACA JUGA: Serunya Atraksi Air Mancur Menari

Kaca depan truk kontainer berserakan di jalan. Kendaraan tersebut tidak dapat dipindahkan kecuali dengan mobil derek. Hal itu mengakibatkan kemacetan parah di jalur Surabaya ke Sidoarjo. Kondisi tersebut, kata Kusnadi, membuat kendaraan lain tak sabar. Salah satunya dump truck bernopol L 8222 UM. Sarbi Juanto, si sopir, berniat melintas ke jalur lainnya. Karena itu, dia pindah jalur untuk mendahului truk kontainer yang saat itu belum dievakuasi karena menunggu mobil derek. Saat itu, dari arah belakang melaju sedan yang dikemudikan Yuli Tri Handayani. Terjadilah tabrakan kedua. Sedan menabrak dump truck yang dikemudikan Sarbi. "Namun, tak parah,'' lanjutnya.

Petugas Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo beserta jajaran Polsek Gedangan tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban. Berdasar pantauan di lokasi, kemacetan memanjang dari perempatan Sruni hingga mendekati Aloha. Kendaraan harus bergantian satu per satu untuk dapat melintasi jalan tersebut.

BACA JUGA: Angkat Kebersamaan dalam Pameran Foto

Wakasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Eka Anggriana menjelaskan, petugas berupaya mengevakuasi Albert dan Sugeng. Kaki Albert terjepit. Kondisi tersebut menyulitkan korban untuk keluar sendiri. Hal yang sama dialami Sugeng. "Begitu korban dievakuasi, kendaraan dipinggirkan. Segera kita kondisikan. Jalan kembali lancar," katanya. (oby/c6/ai)

BACA JUGA: ASN Banyuwangi Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mocca Nyanyi Bareng Penggemar yang Ultah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler