Kecelakaan Kapal Mesin di Teluk Wondama, 1 Tewas 

Minggu, 24 Juli 2022 – 14:47 WIB
Kondisi kapal mesin bermuatan sembilan penumpang yang terbalik di perairan Teluk Duairi Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Minggu (24-7-2022). ANTARA/Hans Arnold Kapisa

jpnn.com, WASIOR - Kapal mesin bermuatan sembilan orang mengalami kecelakaan di perairan Teluk Duairi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Minggu (24/7) dini hari. Satu orang tewas dalam peristiwa kecelakaan kapal mesin tersebut. 

"Kecelakaan kapal mesin bermuatan sembilan orang penumpang di perairan Teluk Duairi Minggu dini hari, tujuh orang di antaranya selamat, seorang meninggal dan seorang masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Manokwari I Wayan Suyatna.

BACA JUGA: Curiga kepada Kru Kapal, Ayu Anjani Bakal Usut Kecelakaan yang Tewaskan Ibu & Adiknya

Dia mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan laut tersebut pada pukul 08.00 WIT dari Kepala Satuan (Kasat) Polair Polres Teluk Wondama Iptu La Sero.

"Tujuh korban selamat sudah dievakuasi ke Distrik Wasior, sementara satu jenazah meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Teluk Wondama," ungkapnya. 

BACA JUGA: WNI Jadi Korban 2 Kecelakaan Kapal di Malaysia, Kemenlu Lakukan Ini

Menurut dia, hingga siang ini tim gabungan SAR Manokwati dan Polair Polres Teluk Wondama dibantu tim BPBD setempat masih melakukan pencarian terhadap satu korban di perairan Teluk Duairi. 

Kasat Polair Polres Teluk Wondama Iptu La Sero menjelaskan kronologi kejadian bermula pada Sabtu (23/7) sekitar pukul 21.00 WIT,  sembilan korban bertolak menggunakan motor mesin dari Pantai Sobey untuk memancing ikan di perairan Teluk Duairi.

BACA JUGA: Kapal yang Ditumpangi Belasan Orang Alami Kecelakaan Laut

"Sekitar pukul 22.00 WIT cuaca dalam kondisi hujan sehingga motoris menyalakan mesin untuk berpindah tempat, tiba-tiba badan perahu terbalik. Terdapat satu korban yang diduga tidak bisa berenang sehingga meninggalkan dunia saat berupaya menyelamatkan diri," ujar La Sero.

Dia menyebutkan identitas sembilan korban tersebut, yakni Kletus Arianto Said (korban meninggal dunia) dan Udin F. Totoks (korban dalam pencarian), kemudian tujuh korban selamat, yaitu Novrianus Nino, Jemri Lasarus Tefnai, Maria Yasinta Bupu, Rianto Antonius Mage, Yudita, Bruno Said, dan Manggara (motoris). (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler